KNPI Sumut Kutuk Serangan Yahudi ke Al Aqsa

SUMUTNEWS.CO – Medan | Polisi Israel kembali menyerang dan menganiaya Umat Muslim yang sedang beribadah Tarawih, Jumat (8/5/2021) malam. Aksi barbarian itu adalah tindakan yang kesekian kalinya di Ramadhan tahun ini.

Atas hal itu pula, pengurus DPD KNPI Sumut angkat bicara. Ketua DPD KNPI Sumut Samsir Pohan melalui Wakil Sekretaria Muhammad Syafii Sitorus mengutuk keras kekejaman polisi Israel ke warga Palestina.

“Kami mengutuk keras kejejaman dan barbarian Israel, apalagi kepada warga yang sedang beribadah. Serangan ke Al Aqsa ini sebagai aksi terorisme yang patut dilawan bersama,” tegas Syafii.

Baca juga:  Andar Amin Harahap: Selamat Bertugas Pak Kapolri, Semoga Polri Semakin Dekat dengan Masyarakat

Lebih dari 160 orang terluka saat polisi Israel melepaskan tembakan peluru karet dan granat kejut ke rakyat Palestina di komplek Masjid Al-Aqsa pada Jumat (7/5) kemarin. Hal itu merupakan aksi kekerasan yang sudah terjadi selama satu pekan di Kota Suci dan Tepi Barat.

Sebab Israel melarang Muslim masuk ke dalam Kota Tua selama bulan suci Ramadhan. Pihak berwenang Israel juga meminta sejumlah keluarga Palestina meninggalkan rumah mereka untuk memberi ruang bagi pemukim Israel.
Dalam pernyataannya Uni Eropa mengecam pengusiran yang mereka sebut ilegal tersebut. Menurut blok itu pengusiran yang menjadi faktor memanasnya situasi di Yerusalem.

Baca juga:  Komnas PA Berikan Award Untuk Ahmad Doli Kurnia: Anggota DPR RI ini Tegaskan Perlawanan terhadap Predator Anak

Syafii menegaskan Israel telah merampas tanah-tanah milik rakyat bangsa Palestina dan menggusur mereka dari tanah dan rumah tempat tinggal, untuk dibangun perkampungan baru bagi rakyat Israel.

“Ini keji. Dunia internasional juga sudah mengecam kebrutalan Israel yang membabibuta. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri juga sudah mengecam. Penjajahan dan terorisme memang musuh kita bersama,” kata Syafii.

Baca juga:  Darah Demokrat untuk Ibu Pertiwi

Syafii mendorong Dewan HAM PBB membawa hal ini ke persidangan. “Ini pelanggaran HAM yang nyata,” tukas Syafii.

Editor: ARI

Berita Terbaru

Cari Solusi Antrean BBM Bersubsidi, Pemko Padangsidimpuan Gelar Rapat Bersama Pertamina dan Forkopimda

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan menggelar rapat...

Raja Yordania Peringatkan Bahaya Eskalasi Israel di Suriah Selatan

SUMUTNEWS.CO, Amman - Raja Yordania Abdullah II melayangkan peringatan...

Perkuat Layanan Hingga ke Desa, Pemkab Madina Fokus Tingkatkan Peran Posyandu dan Layanan Kesehatan Bergerak

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal — Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina)...

Rundown Konser NCT 127 Jakarta 2026: Cek Jam Open Gate dan Soundcheck

Medan, SUMUTNEWS.CO– NCTzen Indonesia bersiap menyambut NCT 127 dalam...

Rocky Gerung Jadi Wantimpres Prabowo, Tegaskan Sikap Tetap “Radical Break”

Medan, SUMUTNEWS.CO– Rocky Gerung resmi menjadi anggota Dewan Pertimbangan...

Berita Terkait