SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Waas meminta Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pembangunan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap Rumah Potong Hewan (RPH). Salah satu yang menurutnya harus dilakukan adalah mengoptimalkan potensi aset agar mampu meningkatkan keuntungan perusahaan.
Kata Rico RPH memiliki aset strategis berupa lahan seluas sekitar 5,2 hektare di Kota Medan. Namun, dari sisi pendapatan, kinerja perusahaan dinilai belum sebanding dengan besarnya aset yang dimiliki.
“Dengan aset seluas itu di tengah kota, seharusnya memiliki potensi usaha yang luar biasa. Karena itu perlu dilakukan pembenahan serius, terutama dalam sistem pengelolaan keuangan dan manajerial,” jelasnya saat paparan rencana kerja Direksi PUD Rumah Potong Hewan di ruang rapat I, Balai Kota, Rabu (25/2/26).
Hadir dalam rapat tersebut Asisten Ekbang Citra Effendi Capah; Asisten Umum Laksamana Putra Siregar; Kepala Inspektorat Erfin Fahrurrazi; Kasatpol PP Muhammad Yunus; Kabag Perekonomian; Reza Hanafi dan Dirut PUD RPH Irwansyah Gultom serta jajaran direksi lainnya.
Rico Waas menekankan pentingnya audit internal serta penataan sistem keuangan, khususnya pengelolaan arus kas yang lebih transparan dan terukur. Profesionalisme manajemen dinilai menjadi kunci untuk membangun kembali kinerja perusahaan. “Selain pembenahan manajemen, efisiensi operasional juga menjadi perhatian, termasuk evaluasi terhadap biaya air dan listrik. Pemerintah meminta dilakukan kajian teknis terhadap penggunaan mesin boiler dan sistem pemanasan untuk mencari kemungkinan teknologi yang lebih hemat energi tanpa mengurangi efektivitas operasional”, ujar Rico Waas
Tidak hanya itu, Rico Waas juga menyoroti perlunya penguatan regulasi dan pengawasan terhadap pemotongan hewan di luar RPH. Selama ini, masih ditemukan hewan potong yang tidak melalui pemeriksaan resmi RPH, sehingga berpotensi mengurangi pendapatan retribusi dan melemahkan pengawasan kesehatan hewan. “Karena itu, diperlukan sinergi lintas instansi, termasuk Satpol PP dan perangkat daerah terkait, guna memastikan seluruh hewan potong yang beredar di Kota Medan melalui pemeriksaan resmi. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan pangan sekaligus menambah pendapatan RPH”, kata Rico Waas. (SN01)






Komentar