Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Padang, Ratusan Kepala Keluarga Terdampak

SumutNews.co , Padang — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak Sabtu siang, (10/10/2026), memicu banjir di sejumlah kawasan permukiman.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa peristiwa ini berdampak langsung pada ratusan kepala keluarga (KK) di tiga kecamatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, menjelaskan bahwa luapan air merendam sejumlah wilayah akibat curah hujan yang tidak surut hingga Sabtu malam.

“Berdasarkan laporan sementara dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sumatera Barat, banjir meluas di tiga kecamatan,” ujar Berton dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026).

Baca juga:  Spoiler One Piece 1195: Sanji vs Killingham Berlanjut, Kelemahan Sanji Terungkap

Ketiga wilayah kecamatan yang terdampak meliputi:

– Kecamatan Kuranji (mencakup Kelurahan Kuranji)

– Kecamatan Koto Tangah (mencakup Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Batipuh Panjang, dan Lubuk Minturun)

– Kecamatan Nanggalo (mencakup Kelurahan Tabiang Banda Gadang)

 

Hingga laporan terakhir dihimpun, diperkirakan sekitar 225 kepala keluarga terdampak oleh bencana ini. Kendati demikian, angka tersebut masih bersifat sementara dan dalam proses pemutakhiran data oleh petugas di lapangan. Tim gabungan juga masih memverifikasi potensi kerugian material maupun ada atau tidaknya korban jiwa.

Baca juga:  3 Film Terbaru Arya Saloka di 2026, Ada Dilan ITB 1997 hingga Empat Musim Pertiwi

 

Respons Cekatan Pemerintah Daerah

Menyikapi situasi darurat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang langsung menerjunkan tim untuk melakukan kaji cepat (rapid assessment) serta berkoordinasi dengan instansi lintas sektoral guna mempercepat proses evakuasi warga.

Wali Kota Padang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), Kapolres, Ketua DPRD Kota Padang, Sekretaris Daerah, hingga kepala perangkat daerah terkait, turun langsung meninjau lokasi terdampak, salah satunya di kawasan Perumahan Cluster Luminpark.

 

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan darurat bagi warga berjalan optimal.

Baca juga:  Gibran Terbukti Tidak Punya Ijazah oleh Putusan Mahkamah Konstitusi: Curang & Bohong?

 

Imbauan Kewaspadaan Dini

Di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, BNPB mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar aliran sungai atau kawasan rawan genangan, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Warga diminta segera mencari tempat yang lebih aman jika kondisi air kembali menunjukkan eskalasi, serta mematuhi instruksi evakuasi dari petugas di lapangan. (SN06)

Berita Terbaru

Razia Gabungan Sisir Empat THM di Padangsidimpuan, Enam Orang Dites Urine

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan - Kepolisian Resor Padangsidimpuan bersama BNN Tapanuli Selatan,...

Rusia Hantam Zaporizhzhia Usai AS Longgarkan Sanksi Solar: 20 Tewas, Kyiv Merana

SumutNews.co​ — Serangan udara brutal menghantam kawasan perumahan di...

Kemarin Serangan Houthi di Bandara Riyadh Picu Kutukan Global: 12 Tewas, 309 Luka

SumutNews.co Kelompok milisi Houthi melancarkan serangan mematikan yang menghantam...

Wali Kota Padangsidimpuan Buka PORSADIN 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Diniyah

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan...

Perseteruan Camat dan Kasubbag Kepegawaian Pakantan Memanas, Pemkab Madina Diminta Segera Mediasi

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal — Perseteruan antara Camat Pakantan, Armada,...

Berita Terkait