SUMUTNEWS.CO, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi memimpin pertemuan bilateral, Minggu (11/10/2026) di Istana Merdeka, Jakarta, yang menandai babak baru penguatan hubungan persaudaraan dan strategis antar kedua negara.
Dalam kunjungan kenegaraan tersebut, Presiden El-Sisi memaparkan sejumlah komitmen penting terkait perluasan kolaborasi di bidang ekonomi, perdagangan, hingga pendidikan.
Presiden El-Sisi menegaskan bahwa kedua negara menargetkan peningkatan nilai perdagangan bilateral hingga mencapai US$ 5 miliar pada tahun 2030.
Target ambisius ini akan dikejar melalui penguatan kemitraan ekonomi, investasi, serta penghapusan berbagai hambatan perdagangan yang ada.
Selain itu, inisiatif pembentukan Joint Investment Fund turut disepakati guna mendukung proyek-proyek strategis.
Presiden Mesir juga menekankan bahwa Mesir siap menjadi pintu gerbang strategis bagi produk-produk Indonesia untuk menjangkau pasar di kawasan Arab, Afrika, dan Eropa.
Di sektor pendidikan dan sosial-budaya, Presiden El-Sisi menyampaikan komitmen penuh negaranya untuk terus mendukung generasi muda Indonesia.
“Kami siap menyambut ribuan mahasiswa Indonesia untuk belajar di Al-Azhar dan di universitas lain di Mesir,” ujar El-Sisi.
Dukungan ini juga diiringi dengan penambahan kuota beasiswa serta langkah historis di mana bahasa dan sastra Indonesia kini mulai resmi diajarkan di Universitas Al-Azhar.
Tidak hanya membahas kerja sama bilateral di bidang ekonomi dan pendidikan, kedua pemimpin negara turut menyamakan pandangan dalam isu geopolitik internasional.
Indonesia dan Mesir sepakat untuk terus mendorong proses perdamaian di Palestina serta mendukung penuh upaya rekonstruksi di Jalur Gaza. (SN08)