Distribusi BBM Lumpuh Akibat Kekurangan Sopir, Bobby Siapkan TNI/Polri Bantu Distribusi

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Sumut dalam kondisi aman. Kelangkaan yang terjadi di sejumlah SPBU disebut bukan disebabkan kekurangan pasokan, melainkan terganggunya distribusi akibat berkurangnya pengemudi truk pengangkut BBM.

Hal itu disampaikan Bobby Nasution kepada wartawan usai mengikuti rapat koordinasi terkait distribusi BBM di Kantor Gubernur Sumut, Jalan P. Diponegoro, Medan, Selasa (14/7/2026).

Menurut Bobby, berdasarkan penjelasan yang diterimanya dari Pertamina, persoalan utama saat ini berada pada distribusi BBM dari depot ke SPBU.

Baca juga:  Jadwal Porprovsu 2026 Diundur ke Desember, KONI Sumut Jamin 30 Cabang Olahraga Tetap Dipertandingkan

“Tadi disampaikan Pertamina, sebenarnya bukan BBM-nya yang langka. Yang menjadi kendala adalah distribusinya karena pengemudi truk pengangkut BBM berkurang. Informasi yang kami terima terjadi pemberhentian massal sehingga armada pengangkut tidak bisa beroperasi secara normal,” kata Bobby.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumut telah berkoordinasi dengan Pertamina, TNI dan Polri guna memastikan distribusi BBM kembali berjalan normal.

Baca juga:  Refleksi Harga Sawit di Sumut pada 19-25 Oktober 2026: Harga Naik, tapi Petani Mandiri Konsisten Tertinggal Terus

Bobby mengatakan pihaknya meminta personel TNI dan Polri disiapkan untuk membantu proses distribusi, baik sebagai pengemudi maupun pengamanan armada pengangkut BBM apabila dibutuhkan.

“Mulai malam ini kami minta tim dari TNI dan Polri siap. Tinggal menunggu kebutuhan yang disampaikan Pertamina, berapa jumlah personel yang diperlukan untuk membantu distribusi,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemprov Sumut siap memberikan dukungan penuh agar gangguan distribusi tidak berlarut-larut dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun roda perekonomian.

Baca juga:  Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan, Dukungan Gubsu Bobby Nasution dan Bidik Lonjakan Ekonomi Daerah

Meski demikian, Bobby menyebut persoalan terkait perekrutan maupun pemberhentian pengemudi merupakan urusan internal perusahaan yang menjadi kewenangan Pertamina.

“Soal perekrutan atau pemberhentian pengemudi itu ranah internal mereka. Yang terpenting bagi kami, jangan sampai persoalan internal tersebut berdampak kepada masyarakat Sumatera Utara,” tegasnya. (SN01)

Berita Terkait

Tigor-Idlin Beri Ucapan Selamat ke ERA

SUMUTNEWS.CO - Labuhanbatu | Calon Bupati Labuhanbatu nomor urut...

Efisiensi Anggaran, Ini Tanggapan Dameria Pangaribuan Soal Potensi Kenaikan UKT

Sumutnews.co, Medan- Kebijakan efisiensi anggaran yang akan diterapkan di...

PWI Sumut Akan Sembelih 10 Hewan Kurban

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera...

Penyembelihan Hewan Ditunda Karena Uang Kurban Dicuri

KOLEGA - Kupang | Penyembelihan hewan kurban Idul Adha...

BPBD Sumut Catat 248 Hektare Lahan Terbakar hingga Agustus 2026, Labuhanbatu Terparah

SUMUTNEWS.CO, Medan — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi...

Berita Terbaru