F-PDIP Minta Walkot Medan Segera Lantik Pejabat Defenitif, Ini Alasannya

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, diminta segera lantik pejabat definitif. Sebab, saat ini banyak pejabat di Pemkot Medan berstatus Penjabat (Pj) dan Pelaksana Tugas (Plt).

“Wali Kota harus segera mendefinitifkan Sekda dan Sekretaris DPRD Kota Medan. Bagi pejabat bekinerja buruk, Wali Kota supaya mengevaluasinya demi menuntaskan RPJPD dan RPJMD 2025-2029,” kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan Robi Barus, Senin (5/10/2026) dalam pemandangan umumnya terhadap penjelasan Wali Kota Medan R-APBD 2027.

Fraksi PDI Perjuangan, kata Robi, menilai Wali Kota Medan tidak serius menangani soal krisis air bersih. Sebab, hal itu selalu menjadi keluhan masyarakat dalam setiap Reses anggota DPRD. Sementara, argumentasi Pemkot Medan urusan pengadaan air bersih bukan tanggung jawab Pemkot Medan melainkan tanggung jawab Pemprov Sumut.

Baca juga:  Walkot Rico Bakal Ditabalkan Marga Ginting, Janji Promosikan Budaya Karo Lebih Luas

Argumen ini, menurut Robi, tidak dapat dijadikan alasan. Pemkot Medan harus bertanggungjawab, karena air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi dan mampu diatasi ketercukupannya. “Apa langkah untuk mengatasi permasalahan itu dan berapa alokasi anggaran dalam APBD 2027,” tanya Robi.

Fraksi PD Perjuangan, sebut Robi, juga meminta penjelasan terkait persoalan banjir. Sebab, hampir semua ruas jalan di Kota Medan terjadi genangan air akibat drainase tumpat dan pendangkalan Sungai Deli dan Babura. “Mohon juga dijelaskan progres penanganan banjir Rob di pesisir Belawan. Dinas SDABMBK agar fokus menormalisasi parit dan sungai serta dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan,” pinta Robi.

Baca juga:  SMeCK Hooligan Ingatkan 40 Klub Pendiri PSMS Medan: Jangan Ganggu Fokus Tim

Terkait kesehatan, sambung Robi, Fraksi PDI Perjuangan meminta menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan, terutama program Universal Health Covarage (UHC). Sebab, DPRD bersama Pemkot telah mengalokasi anggaran sekitar R1,2 triliun lebih untuk urrusan kesehatan masyarakat Kota Medan, namun masalah pelayanan masih menjadi keluhan masyarakat.

“Pasien BPJS kerap mengeluh, baik itu terkait penelataran pasien IGD denga alasan kamar penuh hingga pasien dipulangkan sebelum sembuh. Ini perlu dievaluasi,” kata Robi.

Baca juga:  Gudang Dekorasi Pernikahan di Medan Johor Ludes Terbakar, Kerusakan Capai 80 Persen

Terakhir, tambah Robi, Fraksi PDI Perjuangan meminta Wali Kota untuk memperketat pengawasan terhadap limbah B3 milik rumah sakit, klinik, pabrik, hotel dan restoran. “Limbah yang diuji petugas Dinas Lingkungan Hidup bukan milik yang bersangkutan, namun limbah itu diantar pemilik usaha sendiri. Ini rawan palsu,” tegasnya. (SN01)

Berita Terbaru

KRITIK, KRITIK, KRITIK, DILANTIK

Oleh: Moechtar Nasution Forum Lingkar Studi Tulila *   Kekuasaan itu memang...

Bupati Gus Irawan Usulkan Tapsel Jadi Sentra Bawang Putih, Kementan Tetapkan Target 150 Hektare Tahun 2027

SUMUTNEWS.CO, Medan — Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus...

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Dari Senyum Tipis hingga Kucuran Rp 26 Miliar Korporasi

SumutNews.Co, Jakarta — Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Egy Maulana Punya Andil di 2 Momen Krusial

Medan, SUMUTNEWS.CO – Nama Egy Maulana Vikri ikut menjadi...

MotoGP Mandalika 2026: Kesiapan Sirkuit, Persaingan Papan Atas, dan Jadwal Lengkap Balapan

SumutNews.co, Jakarta - Perhelatan balap motor paling bergengsi di...

Berita Terkait