Hadiri Maulid Akbar, Bupati Saipullah Perintahkan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menghadiri dua kegiatan keagamaan berskala besar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Selasa (25/8/2026).

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi acara “Sejuta Sholawat” bersama ulama Buya Salman Ahmad Nasution Al-Mandily di Desa Huraba II, Kecamatan Siabu, serta pengajian akbar Majelis Taklim Mahmud Baitul Makmur di Desa Tombang Bustak, Kecamatan Kotanopan.

Dalam kegiatan di Siabu, lantunan sholawat dipandu langsung oleh Buya Salman Ahmad Nasution Al-Mandily. Bupati Saipullah menilai kegiatan syiar keagamaan ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter masyarakat.

“Bagi kami pemerintah, kegiatan seperti ini sangat membantu meringankan tugas negara dalam memberikan edukasi dan pendidikan nilai luhur kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Saipullah juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Buya Salman yang telah meluangkan waktu setelah pulang dari Tanah Suci Makkah untuk mendedikasikan dirinya mengayomi dan mengajari umat di Kabupaten Madina.

Bupati Saipullah Hadiri Sejuta Sholawat di Siabu dan Maulid Akbar Kotanopan, Sampaikan Arahan Penting (Istimewa)

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Saipullah turut menyampaikan sejumlah arahan strategis bagi aparat pemerintahan desa dan kecamatan. Ia meminta Camat dan Kepala Desa segera memetakan warga yang tinggal di hunian tidak layak.

“Segera lakukan pendataan warga yang rumahnya tidak layak huni. Data ini akan kami usulkan ke pemerintah pusat agar mendapatkan prioritas bantuan bedah rumah,” tegasnya.

Terkait akuntabilitas bantuan sosial, Bupati mengungkapkan langkah tegas Pemkab Madina yang telah mencabut hak lebih dari 6.900 warga dari daftar penerima bantuan.

Pencabutan ini dilakukan karena data mereka terindikasi menyalahgunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk keperluan perjudian daring.

“Pemerintah sudah mencoret dan mencabut bantuan tersebut karena datanya tidak lagi memenuhi syarat dan prinsip keadilan,” jelasnya.

Untuk memastikan ketepatan sasaran ke depannya, Pemerintah Kabupaten akan melakukan pemutakhiran data secara menyeluruh dengan melibatkan tenaga PPPK Paruh Waktu. Langkah ini diambil demi menjamin validitas data penerima manfaat.

“Tujuannya agar kita memegang data yang benar-benar akurat, valid, dan tepat sasaran bagi mereka yang benar-benar membutuhkan,” tambahnya.

Kepala Desa Huraba II, Kasmir Dalimunthe, dalam sambutannya menyambut hangat kehadiran para jamaah dan Bupati. Ia berharap perbanyak sholawat menjadi jalan bagi keberkahan pembangunan di Kabupaten Madina.

Senada disampaikan Tokoh Masyarakat Kotanopan, H. Khoiruddin Nasution. Ia menuturkan Majelis Taklim Mahmud Baitul Makmur telah berjalan selama tiga tahun dan berharap momentum Maulid Nabi memperkuat keimanan masyarakat.

Kegiatan keagamaan ini dihadiri pula oleh unsur pimpinan daerah, antara lain Pj. Sekda Madina Afrizal Nasution, Asisten III Lis Muliadi, Staf Ahli Bupati Kapsan Usman, Plt. Kepala Dinas Kominfo Muhammad Syail, Kepala Dinas Pariwisata Syukur, Plt. Kepala Badan Kesbangpol Sudrajat, serta para Camat dan pejabat struktural lainnya. (PN/r)

Populer Minggu ini

Sejumlah Isu Soroti Dinas Pendidikan Tapsel Sepanjang 2026, Publik Desak Transparansi dan Klarifikasi Terbuka

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan — Pengelolaan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli...

KPKNL Padangsidimpuan Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Pelayanan Transparan dan Berintegritas

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL)...

Penyanyi Kanaya Whu Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun, Sempat Berjuang Melawan Kanker

Medan, SUMUTNEWS.CO– Kabar duka menyelimuti dunia musik Tanah Air....

Kangen Band Mendadak Bubar, Andika Mahesa Bingung

Medan, SUMUTNEWS.CO – Kabar mengejutkan datang dari grup musik...

PSMS Medan Tertahan 2-2 oleh Sumsel United, Eko Soroti Konsistensi Tim

Medan, SUMUTNEWS.CO– PSMS Medan harus puas membawa pulang satu...

Berita Terkait