SUMUTNEWS.CO, Jakarta – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menerima kunjungan kehormatan Imam Besar Masjid Al-Aqsa sekaligus Mufti Agung Al-Quds Syekh Muhammad Ahmad Hussein di kediamannya, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, JK menegaskan komitmen tak tergoyahkan PMI untuk terus menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.
“PMI memiliki mandat kemanusiaan yang tidak bisa ditawar. Apa pun kondisi politiknya, kami akan terus hadir untuk rakyat Palestina,” tegas JK dalam pernyataan persnya.
Lebih lanjut, mantan Wakil Presiden RI itu menegaskan bahwa solidaritas Indonesia terhadap Palestina bukan sekadar kata-kata, melainkan aksi nyata yang senantiasa berjalan.
PMI, kata dia, akan terus menyalurkan berbagai bentuk bantuan, mulai dari layanan kesehatan, dukungan logistik, hingga pendampingan psikososial bagi warga Palestina yang membutuhkan.
“Indonesia akan selalu berdiri bersama rakyat Palestina. Melalui PMI, kami akan terus berupaya memberikan bantuan kemanusiaan dan mengadvokasi perdamaian yang adil dan abadi,” tambahnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Utusan Khusus dan Penasehat Presiden Palestina Mahmoud Al-Habbash serta Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Sattari.
Al-Habbash menyambut baik dan mengapresiasi konsistensi dukungan Indonesia. “Indonesia adalah sahabat sejati yang selalu konsisten membela Palestina di berbagai forum internasional,” ucapnya.
Di akhir pertemuan, Syekh Muhammad Ahmad Hussein secara khusus mengalungkan syal khas Palestina, keffiyeh kepada Jusuf Kalla.
Cendera mata ini bukan sekadar kenang-kenangan, melainkan simbol penghormatan mendalam atas peran PMI dan rakyat Indonesia yang tak henti memberikan bantuan kemanusiaan ke Gaza dan wilayah Palestina lainnya. (SN/ant)