Kabel Listrik Menjuntai hingga ke Tanah di Medan Tuntungan, Warga Desak PLN Pancur Batu Segera Bertindak

SUMUT NEWS.CO, MEDAN – Kondisi kabel listrik yang menjuntai hingga mendekati permukaan tanah di Jalan Bunga Rampai VII, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, dikeluhkan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan warga dan membutuhkan penanganan segera dari pihak PLN.

Berdasarkan kondisi di lapangan, kabel listrik tampak melintang rendah di atas area yang ditumbuhi rumput dan berada tidak jauh dari akses jalan masyarakat. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi bahaya, terutama apabila kabel mengalami kerusakan atau bersentuhan dengan warga maupun benda lain.

Masyarakat meminta PLN yang melayani wilayah Medan Tuntutungan agar segera turun ke lapangan untuk memeriksa, memperbaiki, dan merapikan instalasi kabel tersebut. Warga juga berharap pengawasan rutin terhadap jaringan listrik ditingkatkan demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga:  Medan Dikepung Kabut Asap Karhutla, Wali Kota Rico Waas Imbau Warga Waspada

Selain persoalan kabel, warga Jalan Bunga Rampai VII Gg. PGRI turut menyoroti kondisi infrastruktur kelistrikan di lingkungan mereka. Mereka menilai sejumlah kebutuhan, termasuk tiang listrik, lampu penerangan jalan, dan kabel, selama ini telah diupayakan melalui swadaya masyarakat setempat.

Namun, menurut warga, kontribusi masyarakat tersebut perlu diikuti dengan perhatian dan pengawasan yang memadai dari pihak terkait agar jaringan listrik dapat berfungsi secara aman dan layak.

Salah seorang warga bermarga Nainggolan meminta PLN segera melakukan pembenahan menyeluruh, tidak hanya terhadap kabel yang menjuntai, tetapi juga terhadap kapasitas jaringan listrik yang digunakan masyarakat.

Baca juga:  Musda VII KAHMI Medan Tuntas, Ini 5 Presidium Terpilih Periode 2026–2031

Ia menyebutkan bahwa saluran utama yang digunakan warga dinilai memiliki kapasitas terbatas, sementara jumlah pelanggan di lingkungan tersebut terus bertambah. Karena itu, warga berharap PLN melakukan evaluasi teknis untuk memastikan kapasitas jaringan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami masyarakat berharap pemerintah memperhatikan kami yang tinggal di pinggiran Kota Medan. Kami juga membutuhkan penerangan dan layanan listrik yang layak serta aman,” ujar Nainggolan kepada SUMUTEWS.CO, Senin (19/10/2026).

Warga berharap keluhan ini mendapat perhatian serius dari PLN dan pemerintah setempat. Mereka meminta agar pemeriksaan serta perbaikan dilakukan secepatnya, mengingat jaringan listrik yang tidak tertata dengan baik berpotensi menimbulkan risiko keselamatan karena tidak ada tanda dan pengamanan dari pihak PLN.

Baca juga:  Medan Dikepung Kabut Asap Karhutla, Wali Kota Rico Waas Imbau Warga Waspada

Masyarakat juga berharap adanya komunikasi dan koordinasi yang lebih baik antara PLN, pemerintah setempat, dan warga dalam menangani persoalan infrastruktur kelistrikan di kawasan tersebut.

Hingga berita ini disusun, warga berharap PLN segera melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi dan mengambil langkah perbaikan yang diperlukan demi menjamin keselamatan serta kenyamanan masyarakat.(SN02)

Berita Terbaru

Musda VII KAHMI Medan Tuntas, Ini 5 Presidium Terpilih Periode 2026–2031

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Musyawarah Daerah (Musda) VII Majelis Daerah...

Paus Leo Kembali Bertugas Secara Bertahap Pascaoperasi Paru-Paru

SumutNews.co, Roma- Langit Roma berbalut mendung tipis pada Minggu...

​KTT Keanekaragaman Hayati COP17 di Armenia: Pertaruhan Terakhir Menyelamatkan Alam Sebelum 2030

SumutNews.co- Yerevan, ​Target perlindungan lingkungan global tertinggal jauh dari...

Menhan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman Datangi Abu Dhabi, Bahas Dinamika Kawasan dan Penguatan Aksi Teluk

SumutNews.co, Abu Dhabi— Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid...

Menolak Tunduk pada Kolonialisme Digital: Menagih Peran Negara Merawat Sumpah Pemuda

Oleh: S Purwadi Mangunsastro (Ketua Yayasan Al Farizi Nusantara) Dua tahun...

Berita Terkait