SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Fraksi PDIP DPRD Kota Medan mendesak Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas untuk bersikap tegas soal carut marut tata kelola parkir di Medan. Rico Waas diminta untuk tidak membiarkan konflik antara warga dengan juru parkir (jukir) berlarut-larut.
“Itu jadi polemik di masyarakat, harusnya dalam hal ini Pemerintah, Dinas Perhubungan, janganlah membiarkan polemik ini sehingga menimbulkan konflik horizontal di tengah masyarakat,” kata Ketua F-PDIP DPRD Medan Robi Barus, Senin (28/4/2025).
Pemkot Medan diminta untuk mengambil langkah konkrit terkait polemik parkir. Apalagi mengingat ekonomi masyarakat lagi sulit saat ini. “Harusnya sebagai pemerintah bisalah mengambil langkah-langkah yang ini (tegas), supaya tidak terjadi pertengkaran di tengah masyarakat, sekarang kan ekonomi pun lagi sulit orang kan,” ucapnya.
Robi menilai Dinas Perhubungan Medan membuka ruang sehingga konflik antara warga dan jukir terjadi di lapangan terkait parkir berlangganan. Peraturan yang ambigu dinilai memunculkan penafsiran yang berbeda-beda soal pembayaran parkir di Medan. “Itu yang dibuka ruang oleh Dinas Perhubungan sehingga menjadi konflik, ambigu peraturan itu kan, akhirnya penafsirannya jadi berbeda-beda,” ujarnya.
Rico Waas diminta untuk tidak diam dan harus tegas. Robi meminta agar jangan karena memikirkan pendapatan asli daerah (PAD) terjadi konflik antar masyarakat. “Itu tak boleh pemerintah tinggal diam, (Wali Kota) harus tegas, jangan hanya memikirkan PAD tapi di bawah terjadi konflik kan,” tutupnya. (SN01)
Komentar