SUMUTNEWS.CO, Jakarta — Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, tiba di Indonesia pada Sabtu (17/10/2026) untuk melakukan kunjungan resmi yang berlangsung hingga 19 Oktober 2026.
Kunjungan ini menegaskan pentingnya peran Indonesia dalam arsitektur perdamaian global dan kerja sama internasional.
Wakil Juru Bicara Sekjen PBB, Farhan Haq, menyampaikan bahwa selama kunjungan tersebut, Guterres akan memperkuat dialog mengenai kemitraan strategis antara Indonesia dan PBB dalam tata kelola dunia yang semakin kompleks.
Salah satu momen penting kunjungan adalah kunjungan ke Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI. Di sana, Sekjen akan berinteraksi langsung dengan personel Indonesia yang segera akan dikerahkan dalam misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah.
“Beliau akan mengunjungi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, di mana beliau akan bertemu dengan personel Indonesia yang akan segera dikerahkan dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah, MINUSCA,” jelas Farhan Haq dalam keteranganya.
Guterres juga akan meletakkan karangan bunga di tugu peringatan untuk mengenang jasa dan pengorbanan 50 personel penjaga perdamaian Indonesia yang telah gugur saat bertugas di bawah bendera PBB.
Langkah ini menjadi bentuk penghormatan tinggi terhadap komitmen jangka panjang Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
Di Kementerian Luar Negeri RI, Sekjen PBB akan menyampaikan pidato penting mengenai masa depan multilateralisme dan peran negara-negara berkembang dalam sistem internasional.
Selama rangkaian kegiatan berlangsung, kepolisian akan menerapkan rekayasa dan penutupan arus lalu lintas secara situasional di sejumlah ruas jalan utama Jakarta demi kelancaran dan keamanan kunjungan. (SN11)