1 Tahun Genap Gencatan Senjata Gaza Disebut Tinggal Nama, 100 Organisasi Kecam Krisis Kemanusiaan yang Belum Usai

SumutNews.co, Medan — Gencatan senjata di Jalur Gaza genap berusia satu tahun pada Jumat, 10 Oktober 2026. Namun, alih-alih membawa kedamaian, perjanjian yang diteken setahun lalu itu dinilai tak lebih dari sekadar ilusi. Sebanyak lebih dari 100 organisasi kemanusiaan dan hak asasi manusia internasional memperingatkan bahwa kesepakatan tersebut kini hanya ada “di atas kertas” (in name only).

Dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Jumat tersebut, aliansi lembaga kemanusiaan mengungkapkan bahwa warga sipil di Gaza terus menghadapi hantaman serangan militer, ancaman kelaparan ekstrem, serta kelumpuhan total pada sektor kesehatan. Berdasarkan data, lebih dari 1.400 warga Palestina, termasuk sedikitnya 327 anak-anak tewas di tangan pasukan Israel sepanjang 12 bulan terakhir di tengah klaim gencatan senjata.

Keprihatinan dan Desakan Pejabat Resmi

Mandeknya perlindungan warga sipil serta lambatnya proses rekonstruksi memicu kritik keras dari sejumlah pimpinan lembaga internasional.

Baca juga:  Situasi Yaman Memanas, Kabinet Arab Saudi Tegaskan Dukungan Penuh untuk Pemerintah Resmi

– Inger Ashing, CEO Save the Children International, menegaskan bahwa kesepakatan damai kehilangan esensinya ketika nyawa anak-anak terus melayang setiap hari.

 

“Gencatan senjata menjadi tidak bermakna jika anak-anak masih terus terbunuh dan keluarga-keluarga tetap tidak mampu membangun kembali kehidupan mereka,” ujar Ashing pada Jumat (10/10/2026), seraya mendesak negara-negara pendukung perjanjian untuk memastikan akses pangan, kesehatan, dan pendidikan bagi anak-anak di Gaza.

– Jan Egeland, Sekretaris Jenderal Norwegian Refugee Council, menyoroti penghalang utama di lapangan, yakni blokade ketat Israel terhadap material bangunan dan alat berat. Egeland menyebut kondisi ini sebagai sebuah ironi yang memukul nurani kemanusiaan.

“Sangat memalukan bahwa setahun penuh setelah gencatan senjata ditandatangani, begitu sedikit hal yang membaik bagi warga Palestina di Gaza,” kata Egeland dalam pernyataan resminya.

Baca juga:  Hari ini Perlibatan 47.000 Prajurit, Putin Pantau Latihan Militer Gabungan Rusia-China dan sekutunya di Laut Kaspia

– Agnes Callamard, Sekretaris Jenderal Amnesty International, menyoroti pentingnya penegakan hukum internasional dan pertanggungjawaban atas pelanggaran yang terjadi. Ia menegaskan bahwa keadilan bagi para korban tidak boleh diabaikan begitu saja.

“Akuntabilitas tidak boleh disapu bersih di bawah reruntuhan,” tegas Callamard, menekankan bahwa pemulihan Gaza tidak bisa dipisahkan dari upaya pencarian keadilan dan pemenuhan hak korban.

Krisis Kemanusiaan dan Ancaman Musim Dingin

Selain korban jiwa akibat serangan, situasi kemanusiaan di Gaza dilaporkan semakin memburuk menjelang datangnya musim dingin. Sekitar 2 juta jiwa masih terkatung-katung di pengungsian tanpa tempat tinggal yang layak. Lebih dari 80 persen struktur bangunan di wilayah tersebut mengalami kerusakan, dengan dua pertiga di antaranya hancur total.

Baca juga:  Donald Trump Disorot Usai Unggah Serangan Berbau Anti-Somalia dan Islamofobia di Truth Social

Di sektor kesehatan, ke-36 rumah sakit di Gaza lumpuh total dan tidak ada yang berfungsi secara penuh. Lebih dari 18.500 pasien, termasuk 4.000 anak-anak, tertahan dan menunggu evakuasi medis, sementara lebih dari 1.000 orang dilaporkan meninggal dunia saat mengantre izin perawatan.

Kebuntuannya rencana perdamaian 20 poin yang diinisiasi oleh Presiden AS Donald Trump, akibat perdebatan soal perlucutan senjata Hamas dan penarikan pasukan Israel, membuat bayang-bayang kelaparan akut kini mengancam setidaknya 1,4 juta warga Palestina hingga akhir tahun ini, diperparah oleh krisis air bersih dan hancurnya infrastruktur sanitasi. (SN17)

Berita Terbaru

Jang Dong-yoon Resmi Menikah dengan Kim Seung-yoon, Bagikan Foto Pernikahan Romantis

SUMUTNEWS.CO, Seoul – Aktor Korea Selatan Jang Dong-yoon resmi...

Personel Polresta Bandar Lampung Amankan Laga Isenmulang Kalteng FC Vs Persebaya

SUMUTNEWS.CO, Bandar Lampung– Sebanyak 58 personel Polresta Bandar Lampung...

Moto3 Mandalika 2026: Veda Ega Pratama Lolos ke Q2

SUMUTNEWS.CO, Mandalika– Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengawali...

Lirik Lagu ‘Harapan Semu’ Lyodra, Kisah Cinta Berujung Kecewa

SUMUTNEWS.CO, Medan – Penyanyi Lyodra kembali menyapa penggemarnya melalui album...

Mahfud MD Sebut KPU dan Jajaran Dikdasmen Berpotensi Terjerat Pidana Terkait Polemik Dokumen Gibran

SumutNews.co, Medan- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, menilai...

Berita Terkait