SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal – Ketua TP PKK Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution, menyerahkan bantuan berupa kursi roda, tongkat kaki, tongkat ketiak, dan bingkisan kepada siswa Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Madina.
Penyerahan berlangsung di Kompleks Pendidikan STAIN Madina, Panyabungan pada Senin (12/10/2026).
Dalam sambutannya, Ny. Yupri menegaskan bahwa tidak boleh ada diskriminasi dalam pelayanan kepada anak-anak.
“Bagi pemerintah, tidak ada perbedaan. Semua anak adalah anak Madina. Semua berhak mendapatkan kasih sayang, perhatian, dan pendidikan yang baik,” ujar Yupri.
Ia juga menekankan bahwa pendidikan dan pendampingan bagi anak berkebutuhan khusus bukan hanya tanggung jawab guru di sekolah, melainkan tugas kita semua.
Kunjungan ini, katanya, bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan wujud nyata menanamkan sikap toleransi sejak dini.
Kepala SLBN Madina, Ahmad Undri, menyambut hangat kedatangan rombongan dan menyampaikan terima kasih. Sekolah yang berdiri sejak 2007 ini kini menampung 103 siswa.
Ahmad Undri juga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, antara lain asrama yang belum berfungsi optimal karena keterbatasan biaya operasional, serta kendaraan antar-jemput yang memerlukan perhatian.
“Kehadiran Bapak dan Ibu pejabat daerah ini kami harap berbanding lurus dengan dukungan yang akan kami terima ke depannya,” ungkap Undri.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Madina, dr. Muhammad Faisal Situmorang, mengapresiasi dedikasi para pendidik di SLBN.
“Apa yang Bapak/Ibu guru lakukan di sini bukan sekadar kewajiban pekerjaan, tetapi juga ladang ibadah yang luar biasa,” katanya.
Pihaknya berkomitmen akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial P3A dan Bagian Kesejahteraan Rakyat guna memenuhi kebutuhan sekolah tersebut secara berkelanjutan.
Di akhir kegiatan, sejumlah siswa SLBN Madina tampil memukau memperlihatkan bakat dan kemampuan mereka di hadapan para tamu undangan. (SN11)