160 Calhaj Kloter Medan Belum Ditemukan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – 160 calon jemaah haji (Calhaj) kloter Kota Medan belum ditemukan hingga saat ini. Padahal 160 calhaj tersebut telah memiliki nomor porsi sejak 2010, namun hingga kini belum diketahui secara jelas keberadaannya.

Wali Kota Medan Rico Waas meminta agar pencarian itu dilakukan dengan verifikasi menggunakan data kependudukan. Proses verifikasi perlu dilakukan lebih menyeluruh dengan melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta jajaran kewilayahan. Data berdasarkan nomor porsi nantinya dapat dicocokkan dengan NIK dan Kartu Keluarga (KK), sehingga keberadaan jemaah dapat ditelusuri hingga ke keluarganya.

Baca juga:  BMKG Tetapkan Sumatera Utara Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem 27-29 Oktober 2026

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi Kementerian Haji dan Umrah RI di Balai Kota Medan, Selasa (8/9/2026).

“Turun ke wilayah biar diverifikasi langsung. Bisa kita sisir lagi,” Kata Rico Waas didampingi Kadisdukcapil Baginda P Siregar dan Plt Kadis Kesehatan Surya Syahputra.

Menurut Rico Waas, Pemko Medan siap membantu apabila masih terdapat persoalan yang dihadapi dalam proses persiapan keberangkatan jemaah. Ia menegaskan, koordinasi lintas instansi perlu terus diperkuat agar berbagai kendala menjelang pelaksanaan haji dapat segera ditangani.

Baca juga:  Jadwal Porprovsu 2026 Diundur ke Desember, KONI Sumut Jamin 30 Cabang Olahraga Tetap Dipertandingkan

“Kalau ada permasalahan menjelang haji, bisa disampaikan. Untuk meningkatkan layanan, kami siap,” kata Rico Waas.

Sebelumnya , Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan, Muhammad Bambang Irawan Hutasuhut, menyampaikan hasil survei kepuasan masyarakat secara nasional, tingkat kepuasan masyarakat mencapai 91 persen dan Kota Medan turut mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Untuk pelaksanaan haji 2027, jumlah jemaah Kota Medan diperkirakan mencapai 1.939 orang, ditambah 95 jemaah lanjut usia sehingga totalnya menjadi 2.034 jemaah.

Baca juga:  Sedekah Sampah, Bantu Anak Yatim Sekolah: Bank Sampah Berseri Gandeng MIS Al Mukhlisin Kuala Tanjung

Bambang juga menyebutkan percepatan verifikasi menjadi penting, termasuk koordinasi dengan Disdukcapil. Ia menambahkan, masih terdapat sekitar 160 jemaah di Medan yang mendaftar sejak 2010 namun hingga kini belum ditemukan keberadaannya. Selain data, aspek kesehatan jemaah juga menjadi perhatian, meski pemeriksaan masih menunggu keterhubungan sistem dari pemerintah pusat. (SN01)

Berita Terkait

Berobat ke LN, Rico Waas Ngaku Sudah Lapor Mendagri

SUMUTNEWS.CO, MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra...

Pemkab Dairi Terima Penghargaan BI Sebagai Pemerintah Daerah ETP Terbaik

SUMUTNEWS.CO - Medan | Pemerintah Kabupaten Dairi dibawah kepemimpinan...

Saat Bau Sperma Jadi Alasan Pria Ini Bunuh Pacarnya

SUMUTNEWS.CO - Sidoarjo | Bau sperma menjadi alasan pria...

Rico Waas Sampaikan LPj TA 2024, DPRD Jadwalkan Pembahasan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra...

Hanya 4 Titik Hydrant yang Berfungsi di Medan, DPRD Prihatin

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan...

Berita Terbaru