2 Bulan Bayi di Medan Tak Bisa Imunisasi karena Stok Vaksin Kosong

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Program prioritas bidang kesehatan oleh Walikota Medan Boby Afif Nasution tentu saja ternoda. Pasalnya, pelayanan imunisasi untuk bayi sehat di Posyandu dan Puskesmas Kota Medan tidak didukung ketersediaan obat. Dimana, jenis vaksin yang seharusnya diberikan kepada Bayi ternyata kosong.

Melihat kondisi demikian, tentu saja keseriusan dan perhatian Pemko Medan untuk menjamin kesehatan Bayi patut dipertanyakan. Ketiadaan obat vaksin, Dinkes Medan dinilai mulai lalai dan kurang peduli. Seperti keluhan yang disampaikan salah seorang Ibu bayi NM di Posyandu lingkungan IV Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas saat mengikuti imunisasi, Jumat (5/4/2025).

Bayinya umur 3 bulan tidak mendapat Vaksin DPT-HB-Hib 1 karena kekosongan vaksin tersebut. Pada hal, sesuai aturan anjuran kesehatan setelah bayi umur 2 bulan harus mendapat imunisasi vaksin DPT-HB-Hib 1 dan setelah bayi 3 bulan harus mendapat vaksin DPT-HB-Hib 2. “Saat imunisasi bulan Maret lalu, vaksin DPT-HB-Hib 1 belum dapat dan dijanjikan bulan April ini memenuhi imunasi yang tertinggal. Ternyata bulan April ini vaksin ini belum juga dapat, sama halnya dengan vaksin DPT-HB-Hib 2,” sebut NM.

Baca juga:  Bobby Nasution Dorong IPDN Cetak Calon ASN Profesional

Begitu juga dengan jenis vaksin PCV 2, seyogianya vaksin tersebut sudah saatnya diberikan untuk Bayi 3 bulan. Tetapi, NM mengaku pada saat jadwal imunisasi ke Posyandu Jumat (5/4/2024) tidak dapat juga. Alasan petugas Posyandu, Vaksin lagi kosong sudah 2 bulan.

Menurut, petugas Posyandu di lingkungan IV Timbang Deli, Martina mengatakan sudah 2 bulan vaksin imunisasi kosong. Vaksin tersebut disalurkan melalui Dinas Kesehatan Kota Medan. Martina pun menyebut merasa kurang enak sama warga karena tidak menyanggupi kebutuhan vaksin. Sementara kegiatan imunisasi harus tetap dilaksanakan.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dan staf bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Zul Hasibuan mengaku jika stok Vaksin dua bulan kosong. “Memang bulan lalu ada tetapi stok terbatas. Vaksin sudah 2 bulan tidak kita dapat lagi. Penyaluran Vaksin itu dari Kemenkes melaui Dinkes Sumut lalu disalurkan ke Dinkes Medan hingga ke Posyandu,” terang Zul Hasibuan.

Baca juga:  Pemprov Sumut Dorong 33 Kabupaten/Kota Terintegrasi ke PASADA, Permudah Akses Data dan Tarik Investor

Diketahui, anak yang tidak menerima imunisasi rentan mengalami berbagai macam penyakit. Tetapi dengan melakukan imunisasi akan dapat mencegah berbagai penyakit seperti hepatitis, TBC, batuk rejan dan difteri.

Menanggapi hal diatas, anggota Komisi 2 DPRD Medan yang membidangi kesehatan Dodi Robert Simangunsong mengaku belum mendapat informasi akurat. Tetapi jika hal itu benar, Dodi mendorong Dinkes Kesehatan Medan melakukan upaya guna percepatan mendapat Vaksin dimaksud demi kebutuhan kesehatan bayi di Kota Medan.

Baca juga:  BMKG Tetapkan Sumatera Utara Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem 27-29 Oktober 2026

“Kekosongan itu harus segera diisi, jangan sampai bayi terlambat mendapat Vaksin yang bisa berdampak buruk. Kepala Dinkes Medan diharapkan mendukung penuh program Walikota Medan yang konsen terhadap pelayanan kesehatan,” ujar Dodi.

Disampaikan Dodi Robert Simangunsong yang lolos ke DPRD Medan periode 2024-2029 ini, selama ini Pemko Medan melalui Dinkes Medan telah memberikan pelayanan kesehatan yang prima melalui UHC. Dodi mengatakan, pelayanan kesehatan untuk bayi kiranya lebih prioritas lagi.

“Kesehatan bayi sebagai generasi bangsa ke depan harus mendapat pelayanan maksimal sejak dini dan jangan sampai terabaikan,” harap Dodi. (SN01)

Berita Terkait

Kampanye Bobby Nasution di Nias Selatan Dihadiri 15 Ribu Massa

Nias Selatan, SUMUTNEWS.CO - Kampanye calon Gubernur Sumatera Utara...

KNPI Sumut Ajak Komponen Pemuda Memilih Bobby, Ini Penjelasannya

SUMUTNEWS.CO - Medan | Pasangan Calon Wali Kota Medan...

Terima Kunjungan TP PKK Bukittinggi, Kahiyang Ayu: Saling Bertukar Informasi

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Ketua TP PKK Kota Medan Ny...

Holding PLN Berpotensi Melawan Hukum, Ini Alasannya

SUMUTNEWS.CO, Medan- Kecemasan masyarakat terhadap rencana pemerintah untuk membentuk...

SILPA Rp300 Miliar 2022?: Wabup Tapsel Tidak dilibatkan dan Heran

SUMUTNEWS.CO – Serapan APBD dan P-APBD Tahun Anggaran 2022...

Berita Terbaru