Cipayung Plus Kota Medan Dinilai Sentimen dengan Deklarasi yang Dilakukan KAMI

SUMUTNEWS.CO – Medan | Koordinator Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) Wilayah Sumut Ade Pitryan mengatakan Cipayung Plus Kota Medan gagal paham terkait munculnya KAMI yang beberapa hari lalu melakukan deklarasi untuk Wilayah Sumut.

“Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) wilayah Sumut adalah sekumpulan aktivis mahasiswa yang secara perseorangan bergabung dalam KAMI, seluruh aktivis mahasiswa yang hadir dalam deklarasi kemarin terpanggil karena ingin Indonesia tidak terpecah belah dan bersatu dalam bingkai kebhinekaan,” kata Ade kepada Kolegaid, Rabu (16/9/2020).

“Jadi kita hanya mengajak untuk siapa saja mahasiswa yang mau berpartisipasi dan juga memiliki satu ide dan gagasan dengan kita dalam frame dan sudut pandang yang sama melihat kondisi dan situasi kebangsaan saat ini,” imbuhnya.

Baca juga:  Pemprov Sumut Dorong 33 Kabupaten/Kota Terintegrasi ke PASADA, Permudah Akses Data dan Tarik Investor

Ade mengatakan pihaknya ingin mongkoreksi tudingan yang disampaikan Cipayung Plus Kota Medan terhadap KAMI.

“Cuma kita sedikit ingin mengoreksi terkait tudingan yang tak mendasar dari teman-teman Cipayung Plus Kota Medan, sehingga memunculkan sentimen yang kurang tepat atas tudingan tersebut kalau seolah-olah KAMI telah mencatut-catut nama”, terangnya.

Tak hanya itu, ade juga menegaskan terkait perihal ada cara pandang yang berbeda dari pihak diluar KAMI merupakan hal lumrah dan sah-sah saja disamping kita juga tak mempermasalahkan.

Baca juga:  Bobby Nasution Dorong IPDN Cetak Calon ASN Profesional

“KAMI memberikan kebebasan bagi siapa saja mereka yang memiliki spekulasi beragam atas dasar dengan mengedepankan nilai-nilai dialetika intelektual sebagai seorang mahasiswa bukan justru dengan mengedepankan cara-cara yang tendensius dan jauh dari nilai-nilai etika dalam berdinamika, kalaupun ada perihal yang kurang sepakat ya semestinya diselesaikan dengan cara-cara lebih terhormat bukan hanya sebatas buli membuli dimedia sosial,” tutupnya.

Cipayung Plus Kota Medan sebelumnya menyampaikan penolakan terhadap deklarasi dan organisasi KAMI karena menurut mereka lembaga itu hanya akan mengundang kegaduhan di Kota Medan.

Baca juga:  BMKG Tetapkan Sumatera Utara Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem 27-29 Oktober 2026

“Deklarasi dan lembaga itu hanya akan menimbulkan kegaduhan,” kata Ketua Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Medan, Ilham Fauji Munthe bersama ketua HMI Cabang Medan Rizki Akbar pada Sabtu (12/9).

Penulis : ZAL

Editor : ZAL

Berita Terkait

Antisipasi Bencana Alam, Edy Rahmayadi Minta Ada Posko Bersama di Daerah Rawan

SUMUTNEWS.CO - Medan | Memasuki musim penghujan, Pemerintah Provinsi...

Banyak OPD Pemko Medan Tak Penuhi Target Pendapatan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) sebut...

Jelang Pilkada, Gubsu Tetapkan 10 Pjs Bupati dan Wali Kota se-Sumut

SUMUTNEWS.CO - Medan | Sedikitnya 10 pejabat eselon II...

Peringati Milad, KOHATI Sumut Siapkan 500 Karung Beras untuk Warga Terdampak Pandemi Corona

SUMUTNEWS.CO - Medan | Korps HMI Wati (KOHATI) Badko...

Alat Kelengkapan DPRD Medan Masa Bakti 2024-2029 Terbentuk

SUMUTNEW.CO, MEDAN - Setelah hampir dua bulan lebih pasca...

Berita Terbaru