SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen mengatakan di tengah kebijakan efisiensi anggaran, para OPD diharapkan bisa melakukan inovasi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Selain itu, peluang terjadinya kebocoran pendapatan pun harus bisa ditutupi.
“Dalam kondisi efisiensi anggaran, kita melihat pendapatan dari berbagai sektor tidak ada yang meningkat, bahkan menurun. Kenapa tidak ada inovasi inovasi dari dinas dinas untuk meningkatkan pendapatan daerah,” ujar Wong kepada wartawan, Senin (12/8/2025).
Menurut Wong Chun Sen, efisiensi anggaran jangan membuat kinerja OPD stagnan apalagi menurun, tapi justru harus lebih ditingkatkan dengan melakukan inovasi. Ada banyak hal yang perlu dilakukan jika para OPD berkeinginan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Wong mencontohkan pajak reklame, perhotelan, parkir, dan pajak usaha, masih bisa dipacu.
“Salah satu kendala yang terjadi adalah karena para Kepala OPD masih dijabat oleh pelaksana tugas, sehingga memiliki keterbatasan dalam menerapkan kebijakan,” katanya.
Wong pun berharap penempatan orang orang di setiap OPD harus benar benar selektif dan menguasai bidang kerja di setiap dinas. Ke depannya tergantung Walikota Medan menempatkan para pimpinan OPD. Walikota Medan juga harus jeli dalam menempatkan orang orang di setiap dinas. “Jangan sampai orang orang yang ditempatkan sebagai pimpinan OPD, orang yang tidak memiliki kemampuan dan kerjanya hanya plonga plongo dan hanya menunggu saja. Mereka harus benar benar orang yang memiliki kreativitas dan inovasi untuk meningkatkan PAD,” katanya.
Penyebab lain tidak meningkatnya pendapatan, kata Wong, adalah tingginya tingkat kebocoran. Di sinilah berharap inovasi yang harus dilakukan oleh para Kepala OPD. Bagaimana para Kepala OPD berinisiatif untuk menutup kebocoran pendapatan yang selama ini terjadi Misalnya pajak reklame, pembayaran bisa dibuat secara online dengan menggunakan sistem barcode. Begitu juga dengan sistem parkir sampai saat ini tidak ada yang jelas. Apakah masih menggunakan sistem e-parking yang sudah dibuat atau masih konvensional. “Selama ini kan tidak ada yang jelas,” tegaa Wong Chun Sen. (SN01)
Komentar