Pendapatan Daerah Kota Medan 2025 Berkurang Rp 500 M

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Pendapatan Daerah Kota Medan 2025 berkurang Rp 500 miliar lebih setelah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APB) Tahun Anggaran (TA) 2025. Adapun struktur APBD yang disepakati setelah perubahan, yakni pendapatan daerah sebesar Rp 6,96 triliun lebih, belanja daerah sebesar Rp 7,07 triliun lebih dan pembiayaan netto sebesar Rp 105 miliar lebih.

Sementara struktur APBD sebelum perubahan, yakni pendapatan daerah sebesar Rp7,444 triliun lebih dengan rincian PAD Rp4,10 triliun lebih atau 55,10%, pendapatan dana transfer Rp3,22 triliun dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp106,46 miliar lebih.

Kemudian, belanja daerah sebesar Rp7,414 triliun lebih dengan rincian belanja operasional sebesar Rp5,97 triliun lebih dan belanja modal sebesar Rp1,29 triliun lebih serta pembiayaan penerimaan Rp70 miliar dan pembiayaan pengeluaran Rp100 miliar.

Baca juga:  Pj Sekdaprov Sumut Buka E-Learning JFAK 2026, Perkuat Kebijakan Publik Berbasis Bukti

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam sambutannya menyampaikan penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS P-APBD 2025 menjadi fase penting dalam proses penyusunan dan pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan di Kota Medan. Kota Medan, kata Rico Waas, mempunyai visi mewujudkan Medan bertuah yang inklusif, maju dan berkelanjutan melalui semangat transformasi menuju Medan satu data.

Visi ini, sebut Rico Waas, tidak hanya menjadi slogan. Melainkan pijakan strategis dan panduan mengarahkan seluruh kebijakan dan langkah pembangunan guna menghadirkan kota yang inklusif dan berdaya saing. “Dengan semangat transformasi digital menuju Medan satu data, kami bertekad untuk memanfaatkan inovasi teknologi informasi untuk menghasilkan data akurat, transparan dan real time sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat dan cepat,” katanya dalam sidang paripurna DPRD Kota Medan, Selasa (12/8/2025).

Baca juga:  Refleksi Harga Sawit di Sumut pada 19-25 Oktober 2026: Harga Naik, tapi Petani Mandiri Konsisten Tertinggal Terus

Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Wong Chun Sen bersama Wakil Ketua Rajudin Sagala, Zulkarnaen dan Hadi Suhendra. Hadir saat itu Sekda Wiriya Alrahman, para anggota DPRD Kota Medan serta segenap pimpinan OPD Pemkot Medan.

Pada tahun anggaran 2025, jelas Rico Waas, Kota Medan menghadapi tantangan sekaligus peluang sangat dinamins. Kondisi ini tmenuntut kebijakan keuangan tidak hanya adaptif, namun juga responsif terhadap kebutuhan dan perubahan situasi di lapangan. Agar seluruh sumber daya daerah bisa di manfaatkan secara optimal untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan inklusif. “Saya menilai, pembahasan P-APBD 2025 ini merupakan langkah strategis dan penting sebagai bentuk penyesuaian untuk mengoptimalkan alokasi serta pemanfaatan sumber demi percepatan pencapaian target pembangunan daerah yang berdampak langsung kepada masyarakat luas,” jelas Rico Waas. (SN01)

Berita Terkait

Fraksi PAN-Perindo Setuju Pembentukan Pansus PAD-Penertiban Aset

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Fraksi PAN-Perindo DPRD Kota Medan setuju...

Puncak W20, Danau Toba Akan Dikunjungi Tokoh Dunia Dari Anne Hathaway, Melinda Gates Hingga Ratu Rania

Sumutnews.co, Medan- Danau Toba dipilih menjadi tuan rumah acara...

Wagub Surya Dukung Pembangunan 217 Tower Transmisi PLN Langkat-Medan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut)...

Gubernur Edy Rahmayadi Sambut Positif Program Vaksinasi Massal BUMN di Sumut

SUMUTNEWS.CO - Medan | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi...

Bobby Hadiri Acara Pisah Sambut Kapolda Sumut: Selamat Bertugas Irjen Pol Agung

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution menghadiri...

Berita Terbaru