Distribusi BBM Lumpuh Akibat Kekurangan Sopir, Bobby Siapkan TNI/Polri Bantu Distribusi

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Sumut dalam kondisi aman. Kelangkaan yang terjadi di sejumlah SPBU disebut bukan disebabkan kekurangan pasokan, melainkan terganggunya distribusi akibat berkurangnya pengemudi truk pengangkut BBM.

Hal itu disampaikan Bobby Nasution kepada wartawan usai mengikuti rapat koordinasi terkait distribusi BBM di Kantor Gubernur Sumut, Jalan P. Diponegoro, Medan, Selasa (14/7/2026).

Menurut Bobby, berdasarkan penjelasan yang diterimanya dari Pertamina, persoalan utama saat ini berada pada distribusi BBM dari depot ke SPBU.

Baca juga:  Bersinergi Dengan Pemerintah, Dedy Rangkuti Apresiasi Eksistensi AMPI Binjai

“Tadi disampaikan Pertamina, sebenarnya bukan BBM-nya yang langka. Yang menjadi kendala adalah distribusinya karena pengemudi truk pengangkut BBM berkurang. Informasi yang kami terima terjadi pemberhentian massal sehingga armada pengangkut tidak bisa beroperasi secara normal,” kata Bobby.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumut telah berkoordinasi dengan Pertamina, TNI dan Polri guna memastikan distribusi BBM kembali berjalan normal.

Baca juga:  Refleksi Harga Sawit di Sumut pada 19-25 Oktober 2026: Harga Naik, tapi Petani Mandiri Konsisten Tertinggal Terus

Bobby mengatakan pihaknya meminta personel TNI dan Polri disiapkan untuk membantu proses distribusi, baik sebagai pengemudi maupun pengamanan armada pengangkut BBM apabila dibutuhkan.

“Mulai malam ini kami minta tim dari TNI dan Polri siap. Tinggal menunggu kebutuhan yang disampaikan Pertamina, berapa jumlah personel yang diperlukan untuk membantu distribusi,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemprov Sumut siap memberikan dukungan penuh agar gangguan distribusi tidak berlarut-larut dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun roda perekonomian.

Baca juga:  Pj Sekdaprov Sumut Buka E-Learning JFAK 2026, Perkuat Kebijakan Publik Berbasis Bukti

Meski demikian, Bobby menyebut persoalan terkait perekrutan maupun pemberhentian pengemudi merupakan urusan internal perusahaan yang menjadi kewenangan Pertamina.

“Soal perekrutan atau pemberhentian pengemudi itu ranah internal mereka. Yang terpenting bagi kami, jangan sampai persoalan internal tersebut berdampak kepada masyarakat Sumatera Utara,” tegasnya. (SN01)

Berita Terkait

Bobby Ungkap Revisi Perda untuk Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Wali Kota Medan, Bobby Nasution, menyampaikan...

Silaturahmi Bersama Rombongan DPR Aceh, Wagub Sumut Dorong Komunikasi Efektif Antar Provinsi

SUMUTNEWS.CO - Medan | Hubungan kerja sama antara Pemerintah...

Gedung Sekolah Akan Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona di Nias

SUMUTNEWS.CO – Medan | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara...

Aulia Rachman Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Balai Kota Medan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Plt Wali Kota Medan Aulia...

DHD 45 Usulkan Pengembalian Situs Sejarah, Edy Rahmayadi : Segera Akan Kita Tindak Lanjuti

SUMUTNEWS.CO - Medan | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy...

Berita Terbaru