SUMUTNEWS.CO, Gaza — Agensi Berita Palestina (WAFA) melaporkan, kekejaman dan genosida yang terus berlangsung di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan 74.016 warga Palestina.
Sementara 175.068 orang lainnya terluka, berdasarkan data gabungan dari berbagai sumber medis di lapangan.
Dalam kurun 48 jam terakhir saja, rumah sakit di seluruh Gaza menerima tujuh jasad dan 38 korban luka akibat terus berlanjutnya serangan.
Data mencatat, pasca pemberlakuan gencatan senjata pada 11 Oktober 2025, jumlah korban tewas telah bertambah menjadi 1.415 orang, dengan jumlah luka mencapai 4.953 orang.
Sebanyak 834 jasad lainnya berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan selama periode tersebut.
Belum diketahui pasti jumlah warga yang masih terjebak di bawah puing-puing bangunan maupun di jalanan, karena tim penyelamat dan ambulans masih menghadapi kesulitan berat untuk menjangkau sejumlah lokasi. (SN/WF)