SUMUTNEWS.CO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan jajaran Kabinet Merah Putih pada Kamis (1/10/2026). Dalam langkah ini, Partai Golkar memperkuat posisinya di sektor ekonomi dan industri strategis.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, dipastikan dilantik sebagai Menteri Perindustrian (Menperin) menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Saat tiba di Istana Negara pukul 13.24 WIB memenuhi panggilan Presiden, Sarmuji menyampaikan kesiapannya.
“Kira-kira membantu Pak Presiden di urusan industri. Posisinya, iya, pokoknya membantu di sektor industri,” ujarnya kepada awak media.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mendapat amanah baru. Ia dipercaya memimpin Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Energi yang baru dibentuk, sekaligus tetap merangkap sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Langkah ini dinilai bertujuan menyatukan koordinasi sektor energi, pertambangan, dan hilirisasi nasional di bawah satu komando strategis.
“Nanti kita lihat,” singkat Bahlil menjawab diplomatis saat ditanya awak media.
Petinggi Partai Golkar itu menegaskan bahwa penataan ulang kabinet ini merupakan hak prerogatif Presiden sepenuhnya.
Dengan penempatan ini, Partai Golkar kini memegang peranan sentral dalam mengawal agenda industrialisasi serta kedaulatan energi nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. (SN17)