Sebut Negosiasi dengan AS Tak Berguna, Presiden Iran: Mereka Ingin Gulingkan Kami

SUMUTNEWS.CO, Teheran – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa jalur diplomasi dan negosiasi dengan Amerika Serikat kini menjadi tindakan yang tidak bermakna.

Ia menilai Washington tidak memiliki iktikad baik untuk berdialog, melainkan berupaya meruntuhkan pemerintahan Republik Islam Iran.

“Sampai saat ini, mereka telah menyerang kami tiga kali setelah dilakukannya pembicaraan. Hal ini menunjukkan bahwa mereka tidak mencari dialog, melainkan bertujuan menggulingkan Republik Islam Iran,” ujar Pezeshkian sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi Iran, IRNA, Senin (5/10/2026).

Baca juga:  Arabsaudi di Washington: Pangeran Faisal di Jadwalkan Sore ini Temui Marco Rubio Urai Gejolak Timur Tengah

Pezeshkian menuding Negeri Paman Sam terus menerus mengingkari komitmen yang telah disepakati.

Menurutnya, proses diplomasi tidak lagi berguna saat berhadapan dengan pihak yang setiap hari mengandalkan tekanan sanksi, ancaman, hingga aksi pembunuhan.

Pernyataan keras dari Teheran ini mengemuka di tengah pengetatan tekanan ekonomi oleh Washington.

Pada hari yang sama, Departemen Keuangan AS menerbitkan peringatan resmi kepada lembaga-lembaga keuangan asing di seluruh dunia agar menghentikan seluruh transaksi dan hubungan bisnis dengan pihak Iran. (SN08)

Berita Terbaru

“Toke Rok” Disidang, MUI dan GAPERTA Berseru: Tanpa Ampun dan Kompromi untuk Bandar Narkoba

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Perkara dugaan peredaran gelap narkotika yang...

Wabup Tapsel: Integritas Pendidikan Dimulai dari Pencegahan, Bukan Sekadar Penindakan

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel)...

Drone Laut Ukraina Serang Tanker Minyak di Lepas Pantai Sochi di Rusia, 23 ABK India Dievakuasi

SUMUTNEWS.CO, Jakarta - Sebanyak 23 anak buah kapal (ABK)...

Anecdotal Brake: Menyatu dalam Kandang Kuasa

Penulis: Rajidt F. Malley Dinamika politik dalam negeri mendadak terhenti...

Gibran Terbukti Tidak Punya Ijazah oleh Putusan Mahkamah Konstitusi: Curang & Bohong?

Penulis: Rajidt F. Malley Rangkaian gugatan hukum terkait syarat pendidikan...

Berita Terkait