SUMUTNEWS.CO, Teheran – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa jalur diplomasi dan negosiasi dengan Amerika Serikat kini menjadi tindakan yang tidak bermakna.
Ia menilai Washington tidak memiliki iktikad baik untuk berdialog, melainkan berupaya meruntuhkan pemerintahan Republik Islam Iran.
“Sampai saat ini, mereka telah menyerang kami tiga kali setelah dilakukannya pembicaraan. Hal ini menunjukkan bahwa mereka tidak mencari dialog, melainkan bertujuan menggulingkan Republik Islam Iran,” ujar Pezeshkian sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi Iran, IRNA, Senin (5/10/2026).
Pezeshkian menuding Negeri Paman Sam terus menerus mengingkari komitmen yang telah disepakati.
Menurutnya, proses diplomasi tidak lagi berguna saat berhadapan dengan pihak yang setiap hari mengandalkan tekanan sanksi, ancaman, hingga aksi pembunuhan.
Pernyataan keras dari Teheran ini mengemuka di tengah pengetatan tekanan ekonomi oleh Washington.
Pada hari yang sama, Departemen Keuangan AS menerbitkan peringatan resmi kepada lembaga-lembaga keuangan asing di seluruh dunia agar menghentikan seluruh transaksi dan hubungan bisnis dengan pihak Iran. (SN08)