Wabup Tapsel: Integritas Pendidikan Dimulai dari Pencegahan, Bukan Sekadar Penindakan

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pendidikan yang transparan dan berintegritas melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapsel.

Kegiatan berlangsung di Aula Sarasi Kantor Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok, Selasa (6/10/2026), sebagai bagian dari program “Jaksa Sahabat Pendidik” sekaligus menyambut peluncuran Indeks Integritas Pendidikan Tahun 2026 oleh KPK.

Dalam arahan yang disampaikan melalui zoom, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa pengelolaan anggaran pendidikan yang kian besar harus diiringi transparansi dan pendampingan, bukan ketakutan.

Baca juga:  Wabup Tapsel Dorong Damparan Jadi Desa Percontohan Ekonomi Produktif

“Yang benar dan mau menjalankan dengan benar, tidak perlu takut. Lebih baik kita mencegah daripada menunggu persoalan hukum muncul,” ujar Gubernur.

Ia meminta kepala sekolah tidak dibiarkan menghadapi persoalan sendirian, namun didampingi sejak tahap perencanaan hingga pertanggungjawaban.

Kajati Sumatera Utara (Kejarisu) Muhibuddin menegaskan, program ini bukan berorientasi pada penindakan semata.

“Penjagaan integritas bukan untuk menangkap kepala sekolah atau guru, tetapi agar tidak ada yang masuk penjara karena korupsi. Kenali titik rawan sejak dini,” tegasnya.

Baca juga:  Tebar Bibit Ikan & Benih Padi, Tapsel Pulihkan Ekonomi Desa

Ia juga meminta pemangku kepentingan tidak melakukan intervensi maupun menitipkan proyek ke sekolah. “Jangan takut mengelola anggaran selama sesuai aturan. Takutlah jika tidak sesuai ketentuan,” pesannya. Setiap keputusan strategis harus memiliki dasar hukum yang jelas dan dokumentasi yang lengkap. Jika ragu, konsultasikan terlebih dahulu.

Wakil Bupati Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga menegaskan, sinergi ini menjadi fondasi agar setiap rupiah anggaran pendidikan benar-benar bermanfaat bagi peserta didik dan masyarakat.

Baca juga:  Refleksi Hari Kesaktian Pancasila, Wakapolres Tapsel: Jadikan Pancasila Pedoman dalam Setiap Sikap

Kolaborasi pemerintah daerah, kejaksaan, dan seluruh satuan pendidikan menjadi kunci utama pencegahan penyimpangan sejak dini.

Berita Terbaru

Drone Laut Ukraina Serang Tanker Minyak di Lepas Pantai Sochi di Rusia, 23 ABK India Dievakuasi

SUMUTNEWS.CO, Jakarta - Sebanyak 23 anak buah kapal (ABK)...

Anecdotal Brake: Menyatu dalam Kandang Kuasa

Penulis: Rajidt F. Malley Dinamika politik dalam negeri mendadak terhenti...

Gibran Terbukti Tidak Punya Ijazah oleh Putusan Mahkamah Konstitusi: Curang & Bohong?

Penulis: Rajidt F. Malley Rangkaian gugatan hukum terkait syarat pendidikan...

CSR Global di Arab Saudi : Forum Dorong Penilaian Dampak Sosial yang Terukur

SumutNews.co, Riyadh - Pelaksanaan Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan...

Polemik Tanah Ulayat Silali: Ratusan Warga Hajoran Desak Pengusutan Transparan

SUMUTNEWS.CO, Padang Lawas Utara — Polemik dugaan penjualan tanah...

Berita Terkait