SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Jafar Syahbuddin Ritonga, M.BA., DBA., mengajak 674 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) untuk turut mengambil peran aktif dalam pemulihan daerah pascabencana.
Ajakan itu disampaikannya saat menjadi narasumber pada Stadium General MASTA Kolosal IMM Tahun 2026 di kampus UMTS, Rabu (7/10/2026).
Mewakili Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, Jafar menyampaikan bahwa kehadiran para mahasiswa baru adalah harapan baru bagi Tapsel, terlebih setelah bencana hidrometeorologi dahsyat melanda pada 25 November 2025 lalu.
Sebanyak 14 dari 15 kecamatan terdampak, meninggalkan kerusakan luas di permukiman, lahan pertanian, serta kehidupan sosial-ekonomi masyarakat.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, karena Tapanuli Selatan membutuhkan kalian. Mari kita bangun kembali Tapanuli Selatan, Bumi Dalihan Natolu,” ujar Jafar di hadapan ratusan mahasiswa baru.
Jafar menegaskan, keberhasilan tidak hanya soal kecerdasan di bangku kuliah. Keberanian mengambil peran, menyampaikan gagasan, dan terlibat dalam organisasi adalah bekal penting.
“Banyak orang berhasil bukan karena pintar, tetapi karena berani. Berani bukan berarti nekat. Organisasi seperti IMM melatih kepemimpinan, keberanian berkomunikasi, dan membangun jaringan,” pesannya.
Ia juga berbagi kisah perjalanan pendidikannya hingga meraih gelar doktor, sekaligus tekadnya melanjutkan studi ke jenjang pascadoktoral. “Jangan pernah berhenti belajar. Pendidikan adalah proses yang terus-menerus,” tegasnya.
Pemerintah daerah telah membangun hunian sementara dan tetap bagi korban bencana, namun Jafar menekankan, percepatan pemulihan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Mahasiswa sebagai intelektual muda harus hadir di garis depan pembangunan.
“Pemerintah membutuhkan sinergi dari adik-adik mahasiswa. Tapsel menunggu kalian. Mari bantu pemerintah dan masyarakat membangun kembali daerah ini,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor UMTS Darliana Sormin menjelaskan MASTA Kolosal IMM berbeda dengan pengenalan kehidupan kampus biasa. Kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter, kepemimpinan, dan nilai-nilai kemahasiswaan.
“Kami berharap dari UMTS lahir kader-kader muda yang unggul dengan ilmu, kokoh dalam nilai, dan nyata manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua DPP IMM Bidang Hikmah, Politik dan Kebijakan Publik, Ari Aprian Harahap, juga mendorong mahasiswa membangun budaya membaca dan berpikir kritis.
Kegiatan yang berlangsung dua hari ini mengusung tema “Bersama IMM Menyalakan Peradaban Bangsa”. Harapannya, mahasiswa baru tak hanya cerdas di ruang kelas, tetapi juga hadir membawa solusi nyata bagi masyarakat. (SN11)