SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan — Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., C.A., mengajak masyarakat Kecamatan Saipar Dolok Hole (SD Hole) memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menjadikannya motor penggerak pemulihan ekonomi pascabencana.
Seruan itu disampaikannya saat menghadiri Pengajian Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Desa Batang Garut Parsuluman, Minggu (18/10/2026).
Bupati menegaskan kemajuan infrastruktur bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pembangunan. “Yang harus kita ukur adalah manfaat pembangunan itu bagi masyarakat, apakah kesejahteraan meningkat dan kemiskinan berkurang,” ujarnya.
Ia mengakui pemulihan pascabencana November 2025 masih berat, ditambah efisiensi anggaran dan belum pulihnya sektor ekonomi, sehingga kerja sama seluruh elemen sangat dibutuhkan.
Gus Irawan mendorong pengembangan sektor unggulan masyarakat, yaitu pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan. Program prioritas meliputi pengembangan 1.000 hektare jagung, perluasan kopi, program Seribu Kolam, serta pengembangan ayam petelur.
Ia meminta dinas terkait memastikan kelompok tani terdata dengan baik agar dapat mengakses program APBN.
“Program yang ada di APBN harus kita upayakan agar bisa masuk ke Tapsel. Kita harus aktif mencari peluang dan memastikan masyarakat kita siap menerima program tersebut,” tegasnya.
Secara khusus, Bupati menyerukan gerakan bersama memberantas narkoba dan praktik rentenir yang membebani masyarakat. Pemberantasan narkoba, katanya, tak cukup hanya di pundak aparat, keluarga, tokoh agama, dan seluruh warga harus terlibat.
Masyarakat juga diimbau menghindari jeratan pinjaman berbunga tinggi dan memanfaatkan akses pembiayaan yang lebih sehat.
BKMT diharapkan tak sekadar wadah ilmu agama, tetapi juga sarana memperkuat persatuan dan membentengi keluarga dari masalah sosial.
Mantan Bupati Tapsel sekaligus tokoh masyarakat, H. Syahrul M. Pasaribu, yang juga hadir, mengapresiasi peran BKMT dan mengajak masyarakat tetap kompak mendukung pemerintah daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati beserta jajaran juga menyerahkan tali asih dari BAZNAS Tapsel kepada lima anak yatim, masing-masing senilai Rp100.000. (SN11)