SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal — Seorang pekerja berinisial Anwar (43) meninggal dunia setelah pohon aren tumbang dan menimpa tempat penginapan sementara di kawasan penambangan emas tanpa izin (PETI) Simpang Tolang, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Peristiwa terjadi saat wilayah tersebut diguyur hujan deras, Selasa dini hari (20/10/2026). Jenazah korban berhasil dievakuasi sekira pukul 03.00 WIB.
Kepala Desa Sirambas, Ilham Suhdi Nasution, membenarkan korban adalah warga desanya. Anwar diketahui bekerja di lokasi tambang yang disebut dikelola oleh SC alias Caniago, warga Desa Pidoli Lombang.
Informasi mengenai legalitas aktivitas tambang tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut. Jenazah korban kini telah dibawa pulang ke rumah duka oleh rekan kerjanya.
“Korban meninggal dunia tertimpa pohon aren. Kebetulan di lokasi diguyur hujan deras sehingga pohon tumbang menimpa camp,” ujar sumber lokal yang minta namanya dirahasiakan.
Kapolres Mandailing Natal, AKBP Bagus Priyandi, menyatakan pihaknya telah menurunkan personel Polsek Kotanopan dan tim penyelidik untuk menelusuri kronologi serta kemungkinan adanya unsur kelalaian.
Penyelidikan juga diarahkan untuk memverifikasi status perizinan lokasi penambangan tersebut. Hingga saat ini, SC alias Caniago belum dapat dimintai keterangan.
Peristiwa ini kembali menyoroti aspek keselamatan kerja dan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di daerah tersebut. (SN11)