SumutNews.co, Maluku Utara, Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan sikap tegasnya untuk tidak gentar menghadapi pihak-pihak yang dinilai berupaya merusak internal partai berlambang pohon beringin tersebut. Dalam sebuah rekaman video acara pelantikan DPD Golkar Maluku, pernyataan resminya, Bahlil memastikan dirinya tidak akan mundur sejengkal pun di tengah dinamika politik yang menerpa partainya.
“Saya tidak akan mundur sejengkal pun untuk menghadapi orang-orang yang ingin merusak partai,” ujar Bahlil
Pernyataan ini merespons berbagai isu miring dan disinformasi yang beredar, termasuk kemunculan pamflet atau flyer hoaks bernarasikan penyelamatan Golkar dari isu tertentu, seperti narasi “Geng Solo”. Bahlil menyebut berbagai selebaran gelap tersebut sebagai karya pihak-pihak yang sengaja memancing di air keruh. Ia bahkan melontarkan sindiran keras terhadap penyebar hoaks tersebut dengan istilah lokal “abu leke kelas tinggi” dan menegaskan bahwa dirinya memahami betul gerak-gerik para aktor politik di balik layar.
Selain menanggapi isu pamflet palsu, Bahlil juga menepis spekulasi yang mengaitkan dirinya dengan isu penyadapan.
Menurutnya, tudingan tersebut tidak masuk akal karena dirinya sendiri turut menjadi korban penyadapan.
“Bagaimana mungkin saya bisa ikut mengatur penyadapan sementara saya juga disadap?” ungkapnya.
Di akhir penyataannya, Bahlil mengingatkan pentingnya nilai-nilai kepercayaan dan loyalitas dalam berorganisasi, yang ia sebut sebagai karakter khas masyarakat dari Indonesia timur. Ia menekankan bahwa dalam budaya kerja mereka, kepatuhan kepada atasan dan kesetiaan mutlak dijunjung tinggi tanpa ruang bagi pengkhianatan.
“Persoalan kepercayaan itu loyalitas, kesetiaan. Jadi kalau kita bawahan, taat sama atasan, loyalitas sama atasan, totalitas. Dan itu adalah ciri kita orang timur, bukan ciri pengkhianat. Kita enggak ada itu pengkhianat dalam diri kita,” pungkasnya. (SN08)