Antisipasi Dampak Pengungsi, Bobby Nasution Minta Regulasi Dipertegas

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya regulasi yang jelas agar keberadaan pengungsi tidak menimbulkan persoalan sosial, ekonomi, maupun potensi tindak kriminal di tengah masyarakat. Ia juga mendorong langkah konkret dari pihak Imigrasi dan lembaga internasional seperti UNHCR dan IOM agar mobilitas pengungsi tetap terkendali serta tidak melanggar aturan wilayah.

Hal tersebut disampaikan Bobby saat menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumut, Parlindungan, beserta jajaran di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman No. 41, Medan, Kamis (23/4/2026). Pertemuan ini membahas penguatan kolaborasi dalam penanganan pengungsi luar negeri serta peningkatan fasilitas layanan imigrasi di wilayah Sumut.

Baca juga:  Perkuat Sinergi dengan TNI, Walkot Rico Ingin Medan Lebih Aman

“Kita ingin memastikan penanganan pengungsi ini benar-benar terintegrasi. Jangan sampai masyarakat kecil terdampak, baik secara ekonomi maupun keamanan. Aturan-aturan dari pemerintah pusat harus kita sesuaikan dengan kondisi di daerah agar tidak muncul masalah hukum di kemudian hari,” ujar Bobby.

Selain isu pengungsi, Bobby menyatakan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mendukung penyediaan sarana dan prasarana layanan imigrasi. Ia menyambut baik rencana pengembangan layanan satu atap atau penyediaan gedung yang lebih representatif guna memudahkan pelayanan bagi masyarakat maupun warga negara asing.

Baca juga:  Target Empat Besar, Gubsu Lepas 56 Kafilah ke MTQ Nasional 2026 di Semarang

“Kami sangat mendukung penyediaan kantor atau gedung layanan. Kita tunggu koordinasi teknisnya agar pelayanan tidak terpencar dan masyarakat bisa lebih nyaman mendapatkan layanan imigrasi dalam satu gedung,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Imigrasi Sumut, Parlindungan, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemprov Sumut. Ia memaparkan perkembangan tugas keimigrasian di empat Kantor Imigrasi (Kanim) di wilayah Sumut serta upaya mitigasi terhadap berbagai persoalan orang asing.

Baca juga:  160 Calhaj Kloter Medan Belum Ditemukan

“Kami berterima kasih atas waktu dan dukungan Bapak Gubernur. Saat ini kami terus memantau pergerakan pengungsi yang jumlahnya cukup signifikan di Sumut. Kami juga melaporkan koordinasi dengan pusat terkait rencana kunjungan Menteri ke Sumatera Utara untuk meninjau langsung program-program strategis keimigrasian,” jelasnya. (SN01)

Populer Minggu ini

Pemkab Paluta Genjot Penataan Batas Desa, Perkuat Kepastian Wilayah Administrasi

SUMUTNEWS.CO, Padang Lawas Utara — Pemerintah Kabupaten Padang Lawas...

Rupiah Melemah ke Rp17.813 per Dolar AS, BI Siapkan Intervensi

Medan, SUMUTNEWS.CO – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap...

Harga Emas Antam Hari Ini 22 September 2026 Turun, Cek Rinciannya

Medan, SUMUTNEWS CO– Harga emas Antam hari ini, Selasa...

BKN Luncurkan ASN Digital, Gantikan Sistem Lama dan Integrasikan 47 Layanan ASN

Jakarta, SUNUTNEWS.CO – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperkuat digitalisasi...

Cuaca Ekstrem Mengancam Sebagian Besar Sumut, BMKG: Hujan Lebat Disertai Kilat Berlaku Siang–Sore

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika...

Berita Terkait