BEM Nusantara Sumut Silaturahmi ke Kodim 02/01 BS Diskusikan Ketahanan Pangan

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Utara saat silaturahmi bersama Kodim 01/02 BS

KOLEAG.ID – Medan | Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Koordinator Daerah Sumatera Utara silaturahmi dengan Kodim 02/01 BS pada Jumat (07/08/2020).

Dalam silaturahmi tersebut, Koordinator BEM Nusantara Ridho Alamsyah menyampaikan bahwa mahasiswa sebagai agent of change dan social control harus menjadi pilar dan pelopor ketahanan pangan dalam adaptasi kehidupan baru. Apalagi menurutnya, dimasa pandemi Covid-19 ini krisis pangan mulai mengacam Indonesia, sehingga membutuhkan kreativitas dari mahasiswa.

Bacaan Lainnya

“Kami berpandangan bahwa dimasa pandemi ini dibutuhkan inovasi dan kreativitas dari mahasiswa yang bertujuan untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ujar Ridho, Jumat (07/08/2020).

Ketua Senat Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) Ahmad Fahmi mengatakan bahwa disaat pandemi sekarang ini, peran seluruh komponen yang ada di Sumatera Utara harus hadir bersama masyarakat, terutama menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Pada Adaptasi Kebiasaan Baru saat ini harus mengutamakan bagaimana masyarakat faham dan mengenali bagaimana kita survive disaat pandemi ini. Mahasiswa harus ikut serta dalam proses ketahanan pangan nasional. Maka dari itu kesempatan dan momentum kita agar merubah pola fikir masyarakat dari konsumtif menjadi produktif,” kata Fahmi

Sedangkan Ketua BEM Universitas Potensi Utama Ade Pitrian Hasibuan menyampaikan bahwa ditengah pandemi Covid-19 sektor pertanian menjadi salah satu yang tetap harus bergerak, selain sektor kesehatan. Karena ketersediaan pangan dimasyarakat merupakan kebutuhan pokok yang harus terpenuhi.

“Ketersediaan stock pangan khusus pertanian menjadi prioritas guna menunjang ketahanan pangan di tengah pandemi virus corona. Sektor pertanian harus berjalan terus meski ditengah pandemi, maka Program Petani Milenial Kota adalah salah satu agenda yang akan dibuat waktu dekat tentunya dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid – 19”, ujar Ade

Letkol Inf. Agus Setiandar, SIP Dandim 0201/BS mengatakan sektor pertanian menjadi salah satu bagian dari upaya percepatan penanganan Covid-19, setelah sektor kesehatan.

“Pandemi saat ini menyebabkan terganggunya semua lini pada kita, selain sektor kesehatan. Karena ketersediaan pangan dimasyarakat merupakan kebutuhan pokok yang harus terpenuhi,” kata Agus.

Dandim juga menyambut baik program yang akan dilaksanakan Aliansi Badan Eksekutif Nusantara dalam upaya mencegah penyebaran covid-19 dan menjaga stabilitas pangan di masyarakat.

Editor: Why

Komentar

Pos terkait