Berita Hoaks Banyak Bertebaran di Media Sosial, TKD Prabowo – Gibran Tetap Kampanyekan Politik Riang Gembira

MEDAN, SUMUTNEWS.CO – Menjelang pemilihan presiden (pilpres) 2024, berita hoaks bertebaran di media sosial. Berita hoaks tersebut tidak hanya menyerang satu pasangan calon saja, tapi juga semua kandidat yang maju dalam kontestasi tersebut.

Hal ini diakui Ketua TKD Prabowo – Gibran Sumut, Ade Jona Prasetyo. Pria yang akrab disana Jona tersebut mengkhawatirkan iklim perpolitikan Indonesia banyak melakukan black campaign.
Menurutnya, kampanye seperti itu tidak lah etis dan tidak dapat ditolerir, terlebih lagi menjelang pemilihan.

“Saya banyak mengakses informasi dari media sosial. Saya sering periksa website kominfo, banyak sekali yang dicap mereka sebagai berita hoaks. Hoaks terhadap kami itu sangat banyak dan bukan Prabowo-Gibran saja, calon lain juga kena imbasnya,” ungkapnya.

Baca juga:  BKN Luncurkan ASN Digital, Gantikan Sistem Lama dan Integrasikan 47 Layanan ASN

Pria yang mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI dapil Sumut I nomor urut dua dari Partai Gerindra tersebut juga menilai bahwa tren ini harus segera dijegal. TKD Prabowo-Gibran Sumut dan para relawan menggagas kampanye digital dengan menyebarkan pesan-pesan positif. Narasi politik santun, riang dan gembira menjadi senjata untuk membangun politik yang damai di Indonesia.

“Itu komitmen. Dimana-mana saya katakan, itu komitmen kami. Tidak ada TKD Prabowo-Gibran Sumatera Utara dan para relawan yang menyebar fitnah untuk menjatuhkan calon lain. Daripada kami menjelekkan orang, lebih baik kami membanggakan calon kami. Sering juga kami kampanye dengan politik santun, riang dan gembira. Ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terprovokasi,” jelas pria yang juga ketua HIPMI Sumu ini.

Baca juga:  Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Dapat Kabar Penunjukan Senin Pagi

Meskipun kampanye digital ini memiliki tujuan baik, namun adapula beberapa oknum yang nyinyir terhadap upaya TKD Prabowo-Gibran Sumatera Utara. Meski demikian, hal ini bukan tantangan karena bagi TKD Prabowo-Gibran Sumatera Utara, tidak ada yang dapat menghalangi jalan mereka untuk menciptakan pemilu damai.

“Kami ini anak Sumut. Komitmen itu harga mati. Terserah mau dicaci tukang joget atau apalah, yang penting kami tidak mengganggu orang lain. Tidak menjelekkan orang lain dan pantang bagi kami menyebar hoaks. Sampai tanggal 14 Februari nanti, kami tidak akan berhenti kampanye politik damai. Sambil memenangkan Prabowo-Gibran satu putaran. Kami akan tetap menyebarkan pesan politik santun, riang dan gembira,” tambahnya.(***)

Populer Minggu ini

Mengulur Bayar Hutang, Dampaknya Semakin Susah Ekonomi, Al-Quran & Hadist Menjelaskan Hal ini, Peringatan Kelak Untuk Diri

Penulis: Rasyid Assaf Dongoran Perkara hutang piutang bukan sekadar urusan...

Bupati Saipullah Nasution Paparkan Rancangan P-APBD Madina 2026: Fokus Efisiensi dan Pembangunan

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal - Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah...

Tekankan Posyandu 6 SPM Plus, Bupati Tapsel: Kader Harus Jadi Mata dan Telinga Pemerintah

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H....

Pidato di PBB, Presiden Iran Masoud Pezeshkian: Kami Korban Terorisme, Tidak Akan Tunduk

SUMUTNEWS.CO, New York - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa...

Raja Yordania di PBB: Konflik Palestina Bukan Perang Agama, Israel Negara Tanpa Kendali

SUMUTNEWS.CO, New York — Raja Yordania Abdullah II menyampaikan...

Berita Terkait