Bobby Siapkan 2 Opsi Ujian untuk Siswa Terdampak Banjir

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Pemprov Sumut melalui Dinas Pendidikan menyiapkan dua opsi untuk pelaksaan ujian siswa tingkat SMA dan SMK yang terdampak banjir. Total ada 79 sekolah SMA, SMK dan SLB di Sumut yang terdampak banjir sampai saat ini.

Gubernur Sumut Bobby Nasution meyebut kdua opsi tersebut yakni, ujian melalui daring (dalam jaringan) dan ujian di fokuskan dalam satu tempat atau offline.

Bacaan Lainnya

“Kami sedang upayakan melalui daring bagi siswa dan sekolahnya terdampak banjir untuk melakukan ujian. Tapi, daring, saat ini masih ada daerah yang jaringan internetnya belum stabil,” katanya, Jumat (6/12/2025).

Gubernur menjelaskan, saat ini pihaknya melalui Disdik Sumut sedang menyusun konsep dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait opsi yang tepat bagi siswa maupun sekolahnya yang terdampak banjir.

“Ini sedang disiapkan opsi yang tepat agar anak anak kita tetap melaksanakan ujian,” jelasnya.

Kadis Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga menambahkan, pihaknya telah mendiskusikan dengan
Kementrian Pendidikan terkait siswa yang terdampak banjir untuk melakukan ujian susulan. Sebab, saat ini bagi siswa yang tidak terdampak sedang melakukan ujian..

“Bagi siswa yang terdampak banjir kami tetap memberikan perhatian khusus. Pelaksanan tersebut dilakukan apakah melalui offline, dengan menempatkan di satu tempat atau melalui daring,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Alex ini menjelaskan, ujian dengan sistem offline atau menempatkan di satu tempat dengan menyiapkan pengawasnya di lokasi tersebut.

“Lokasinya belum ditentukan. Sebab, harus melihat domisili siswa dan lokasi yang tidak terdampak. Rumah siswa ini kan mencar. Jadi, harus lihat dulu lokasi yang tepat. Kami sedang melakukan pendataan,” tambahnya.

Ia menambahkan, saat ini opsi mana yang digunakan belum diputuskan. Namun, opsi ini sudah dikoordinasi ke pemerintah pusat.

“Opsi mana yang dipakai belum diputuskan. Tapi, sudah disampaikan. Artinya siswa siswi kita tetap melaksanakan ujian. Tetap diberikan perhatian khusus. Dalam beberapa hari ini sudah ada keputusan terkait hal itu,” ucapnya. (SN01)

Komentar

Pos terkait