SUMUTNEWS.CO, Padang Lawas – Bupati Padang Lawas (Palas), Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, secara resmi mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Kecamatan Dalihan Natolu Pahae Barumun Pahulu Sosa Kabupaten Padang Lawas untuk periode 2025–2030 di SMK Negeri 1 Barumun pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Organisasi ini telah tercatat secara resmi di Kementerian Hukum dan HAM RI dengan nomor 0005509 AH.0107.Tahun 2025, menegaskan keabsahan keberadaannya sebagai wadah pemersatu masyarakat berlandaskan nilai-nilai adat.
Ketua Panitia Pengukuhan, Putra Halomoan Hasibuan, menegaskan bahwa seluruh proses pembentukan hingga pengukuhan dilakukan sepenuhnya secara mandiri tanpa menggunakan anggaran APBD Kabupaten Padang Lawas.
Kepengurusan DPP Dalihan Natolu Pahae Barumun Pahulu Sosa terdiri dari tiga unsur kekerabatan adat, Mora, Kahanggi, dan Anak Boru yang menjadi fondasi sistem kekerabatan masyarakat Mandailing dan Batak Angkola dalam menyelesaikan persoalan melalui musyawarah.
Susunan pengurus yang dikukuhkan, ialah Sahrun Hasibuan sebagai Ketua Umum, Mahluddin Nasution sebagai Sekretaris Jenderal dan Kholid Daulay sebagai Bendahara.
Ketua Umum yang baru dilantik, Sahrun Hasibuan, menyatakan organisasi ini hadir untuk membenahi sekaligus mempertahankan adat istiadat daerah agar tidak tergerus atau terkontaminasi budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai leluhur.
“Ini adalah wadah yang berpegang teguh pada nilai-nilai budaya yang ditinggalkan leluhur, sesuatu yang sangat sakral untuk menjadi pedoman kita beradat dan berbudaya,” ujar Sahrun.
Mitra Strategis Pembangunan yang Beradat
Dalam sambutannya, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan menyambut baik terbentuknya kepengurusan baru dan menegaskan peran strategis lembaga adat ini.
“Dalihan Natolu adalah jati diri kita. Saya berharap kepengurusan yang baru ini mampu menjadi garda terdepan dalam melestarikan adat dan budaya, sekaligus berkontribusi aktif membangun Padang Lawas yang maju, sejahtera, dan tetap beradat,” tegas Bupati.
Pengukuhan ini diharapkan semakin memperkuat peran lembaga adat sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kearifan lokal, mempererat persatuan, dan mewujudkan pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai luhur leluhur.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati, Wakapolres, Sekretaris Daerah, unsur Kejaksaan, ketua TP-PKK, serta pimpinan OPD dan tokoh masyarakat. (SN11)