Digitalisasi Bansos: Sumut Genjot Pendataan Perlinsos, 1,1 Juta KK Masuk Sistem

Rapat tersebut diikuti Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Ketua Komite Percepatan Digitalisasi Bantuan Perlinsos Luhut Binsar Pandjaitan, serta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

SUMUTNEWS.CO, Medan — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mempercepat proses registrasi dan verifikasi data melalui portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Langkah ini diambil guna memastikan penyaluran bantuan sosial pada tahun mendatang berjalan lebih transparan, akurat, dan tepat sasaran.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Timur Tumanggor, menyatakan bahwa pihaknya langsung bergerak menindaklanjuti arahan pemerintah pusat. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.111.422 kepala keluarga (KK) di Sumut telah terdaftar dari total target 4.864.605 KK yang dibidik di wilayah tersebut.

Baca juga:  14 Jam Hilang Kontak, Nelayan Tapteng Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan

“Program Perlinsos ini diprioritaskan bagi masyarakat di desil 1 hingga desil 4, yakni kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah,” ujar Timur usai mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Registrasi Perlinsos Digital secara virtual dari Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Jumat (6/11/2026).

Rapat koordinasi tersebut turut dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan dihadiri Menteri Sosial Saifullah Yusuf serta Ketua Komite Percepatan Digitalisasi Bantuan Perlinsos, Luhut Binsar Pandjaitan.

Dalam pemaparannya, Kementerian Sosial mencatat bahwa dari target nasional 48 juta KK atau separuh dari total 96,04 juta KK di 38 provinsi di Indonesia, baru sekitar 18,8 juta KK yang berhasil diregistrasi.

Baca juga:  Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern Senilai Rp22 Miliar, Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Akhirnya Resmi Ditahan

Sejumlah wilayah seperti Aceh dan Bali mencatatkan persentase pendaftaran tertinggi masing-masing di kisaran 51 persen, sementara Sumut terus mengoptimalkan pendaftaran di tingkat kabupaten/kota.

Untuk mendongkrak capaian di daerah, Timur menginstruksikan Dinas Sosial Sumut untuk mempererat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (PMD Dukcapil).

Penyelarasan data biometrik ini dinilai krusial untuk menutup celah salah sasaran.
Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menginstruksikan kepala daerah di seluruh Indonesia untuk membentuk tim khusus penanganan Perlinsos yang diketuai langsung oleh Kepala Dinas Sosial, didampingi Dukcapil, serta diawasi oleh Sekretaris Daerah.

Baca juga:  Pemprov Sumut Dorong 33 Kabupaten/Kota Terintegrasi ke PASADA, Permudah Akses Data dan Tarik Investor

Tito juga menekankan pentingnya mengaktifkan kembali jejaring agen Perlinsos, mulai dari pendamping PKH, camat, kepala desa, hingga perangkat RT/RW—untuk mendata warga secara langsung.

“Pendataan ini tidak hanya membantu pemerintah pusat, tetapi juga menjadi instrumen penting bagi daerah dalam memetakan warga yang memerlukan bantuan, sehingga kebijakan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran bisa lebih tepat sasaran,” pungkas Tito. (SN05)

Berita Terkait

Wujudkan Kota Medan Rapi dan Nyaman, PLN Icon Plus Lakukan Penanaman Kabel Bawah Tanah

Sumutnews.co, Medan- PLN Icon Plus Regional Sumatera Bagian Utara...

Buka 5th IPOS Forum, Gubsu Ajak Optimalkan Industri Sawit dengan Prinsip Berkelanjutan

SUMUTNEWS.CO - Medan | Industri kelapa sawit merupakan salah...

Pemkot Medan Permudah Perizinan untuk Tarik Investor

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution...

Tanggapan Bobby Nasution Soal Video Viral Guru SMPN 15

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution angkat...

Dihadiri WR I UNIMED, Maperca Online HMI FIS Berjalan Sukses

SUMUTNEWS.CO - Deli Serdang | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)...

Berita Terbaru