Diserang, Arab Saudi Bersama Pakistan dan Turki Matangkan Pakta Pertahanan Bersama

SUMUTNEWS.CO, Jakarta – Panglima angkatan bersenjata dari Arab Saudi, Pakistan, dan Turki dijadwalkan segera menggelar pertemuan darurat untuk membahas mekanisme dukungan militer bagi Riyadh.

Langkah ini diambil di bawah kerangka Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah (_Makkah Joint Defense Agreement_ ), yang menetapkan prinsip bahwa agresi terhadap satu negara anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh pihak.

Rencana pertemuan militer tingkat tinggi tersebut disepakati usai Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan menggelar pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan Mohammad Ishaq Dar pada Jumat (25/9/2026).

Baca juga:  Panas Selat Bab el-Mandeb: Beijing Minta Iran Tekan Houthi, Bayang-Bayang Krisis Energi dan Beban APBN Intai Indonesia

Ketiga menteri mengecam keras rentetan serangan yang menargetkan Kota Suci Mekah serta sejumlah fasilitas sipil dan ekonomi di Kerajaan Arab Saudi.

Dalam pertemuan tersebut, ketiga negara memuji kesiapsiagaan Angkatan Bersenjata Arab Saudi dalam melindungi wilayahnya.

Mereka menegaskan hak penuh Arab Saudi untuk mengambil langkah-langkah pertahanan yang dianggap perlu sesuai dengan Pasal 51 Piagam PBB tentang hak membela diri.

Baca juga:  Satu Hari Dua Bara: Pertempuran Marib dan Ledakan Depot Senjata Aleppo Timur Tengah

Selain mematangkan skema respons militer, para menteri meninjau kemajuan pembentukan Sekretariat Jenderal, komite khusus, dan kelompok kerja dari Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah untuk memastikan seluruh perangkat organisasi siap beroperasi dalam waktu dekat.

Pertemuan tiga negara ini juga membahas stabilitas kawasan yang lebih luas. Ketiga menteri menekankan pentingnya menjamin kebebasan navigasi maritim, menghormati kedaulatan negara, serta mematuhi prinsip tidak campur tangan dalam urusan dalam negeri (non-interference).

Baca juga:  Kota Taif dan Makkah di Serang Rudal, Pasukan Saudi Intersep: Serpihan Drone Jatuh Tewaskan 1 Orang Meninggal dan 2 Luka-Luka

Ketiganya menegaskan komitmen untuk mendorong de-eskalasi dan mengupayakan solusi damai atas berbagai krisis di kawasan. (SN08)

Populer Minggu ini

Zelenskyy: Ukraina Resmi Raih Lisensi Rudal Patriot dari AS, Ini Dampak Geopolitiknya

SUMUTNEWS.CO, Medan - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengumumkan bahwa...

BUKAN HANCUR, CUMA SEDANG DIALIHKAN

Oleh : Moechtar Nasution Forum Lingkar Studi Tulila *   Pernahkah Anda...

Desak Usut Dugaan Penimbunan Solar di Madina, GRIB Jaya: Bisa Dijerat Pasal TPPU Jika Terbukti

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal — Ketua OKK GRIB Jaya Mandailing Natal...

Meski Pendapatan Disesuaikan, Pemkab Madina Tetap Tambah Insentif Guru MDTA dan Pesantren Rp1,09 Miliar

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal — Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina)...

Penataan Pasar Gunungtua Masuk Tahap Transisi Relokasi, Pemkab Paluta Jamin Aktivitas Perdagangan Tetap Berjalan

SUMUTNEWS.CO, Padang Lawas Utara — Penataan kawasan Pasar Gunungtua...

Berita Terkait