SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu didampingi Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, Camat Sipirok, serta Kepala Desa Situmba, meninjau sekaligus menyerahkan bantuan awal kepada keluarga korban kebakaran di Desa Situmba, Kecamatan Sipirok, Selasa (29/9/2026).
Bantuan yang diserahkan berupa tikar dan selimut sebagai langkah awal meringankan kebutuhan mendesak warga yang kehilangan tempat tinggal.
“Ini merupakan bantuan awal dari saya pribadi. Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi. Mudah-mudahan dapat bermanfaat,” ujar Bupati di lokasi kejadian.
Kebakaran melanda dua unit rumah milik keluarga Ahmad Sarpin Harahap dan putrinya, Irma Irani, pada Rabu, 10 September 2026 sekira pukul 14.00 WIB. Dugaan sementara, api bermula dari arus pendek listrik.
Satu bangunan berupa rumah papan semi permanen ludes, bangunan beton lainnya juga mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sejumlah harta benda dan dokumen penting hangus terbakar.
Bupati Gus Irawan menegaskan bantuan secara kedinasan melalui Dinas Sosial juga sedang diproses sesuai ketentuan yang berlaku. “Ada proses formalnya, nanti akan dipenuhi melalui Dinas Sosial,” jelasnya.
Pemerintah daerah juga membantu pemulihan dokumen kependudukan dan pendidikan yang hilang. “Segera laporkan kepada Camat. KTP, ijazah, dokumen penting lainnya, akan kami bantu proses penggantiannya,” tegas Gus Irawan.
Ia mengajak keluarga korban untuk tetap tabah. “Yang paling patut disyukuri, tidak ada korban jiwa. Barang bisa dicari kembali. Semoga ke depan terbuka rezeki yang lebih luas untuk membangun kembali kehidupan,” pesannya.
Atas nama keluarga, Ibu Fatimah Siregar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. “Kami berdoa semoga Bapak Bupati dan seluruh rombongan senantiasa sehat. Kami berharap dapat segera membangun kembali rumah kami,” ucapnya terharu.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel juga mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang meningkatkan risiko kebakaran. (SN11)