HEBOH! Minta Lampu Jalan Biar Tak Dibegal, Warga Medan Malah Diejek Lurah Sendiri: “Cie Curhat Dia Bah!”

MEDAN, SUMUTNEWS.CO- Kasus dugaan arogansi birokrasi tengah menjadi sorotan publik di Kota Medan setelah aksi seorang lurah menuai kecaman luas di media sosial. Peristiwa ini bermula ketika Wali Kota Medan, Rico Waas, melakukan kunjungan kerja ke wilayah Jalan Paya Pasir, Danau Siombak, Kecamatan Medan Marelan.

Dalam kunjungan tersebut, Rico didampingi oleh jajaran pejabat setempat, termasuk Lurah Paya Pasir yang bernama Syerly.

Bacaan Lainnya

Di momentum kegiatan peninjauan itu, seorang warga secara spontan mendekati Wali Kota untuk menyampaikan aspirasi krusial terkait keselamatan lingkungan. Warga tersebut memohon agar pemerintah segera memasang lampu penerangan jalan karena kawasan tersebut sangat gelap dan menjadi sarang aksi kejahatan begal. Warga itu bahkan mengaku terpaksa merogoh kocek pribadi demi memasang empat tiang lampu secara mandiri demi keamanan warga sekitar

Namun, di tengah interaksi yang serius tersebut, sebuah respons mengejutkan justru ditunjukkan oleh aparatur pemerintah setempat. Lurah Syerly yang berdiri tepat di samping Wali Kota Rico secara tiba-tiba melontarkan kalimat bernada mengejek dan meremehkan pengaduan warga.

Sambil tersenyum sinis, ia berkata, “Cie curhat dia bah,” di hadapan pimpinan dan masyarakat

Sikap nir-empati dan tidak etis yang terekam kamera itu dengan cepat menyebar luas di ruang digital dan memicu gelombang kemarahan publik. Menanggapi viralnya insiden yang mencoreng citra pelayanan masyarakat ini, Inspektorat Kota Medan tidak tinggal diam dan langsung bergerak cepat untuk memanggil serta meminta klarifikasi resmi dari Syerly di Kantor Camat Medan Marelan. (*)

Komentar

Pos terkait