Kasus ISPA Meningkat, Komisi II DPRD Medan Dukung Dinkes Keluarkan Imbauan Kewaspadaan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Medan yang mencapai lebih dari 30 ribu kasus pada September 2025 menuai perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan.

Ketua Komisi II DPRD Medan H Kasman bin Marasakti Lubis Lc, MA, mendukung langkah Dinas Kesehatan Kota Medan dalam mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat. Kasman menilai, langkah Dinkes mengingatkan masyarakat untuk kembali disiplin menjalankan protokol kesehatan sudah tepat. Namun, ia menegaskan bahwa penanganan ISPA tidak boleh berhenti hanya pada tataran imbauan.

Baca juga:  Jadwal Porprovsu 2026 Diundur ke Desember, KONI Sumut Jamin 30 Cabang Olahraga Tetap Dipertandingkan

“Kami sangat mengapresiasi upaya Dinas Kesehatan yang cepat merespons lonjakan kasus ISPA. Tapi, pemerintah juga harus memastikan langkah nyata di lapangan, terutama dalam penyediaan fasilitas kesehatan, ketersediaan obat-obatan, serta penguatan peran puskesmas,” ujar Kasman kepada wartawan, Selasa (21/10/2025).

Kasman juga minta agar Dinas Kesehatan melakukan monitoring langsung ke setiap puskesmas dan rumah sakit untuk memastikan penanganan pasien ISPA berjalan optimal. Menurutnya, peningkatan kasus bisa saja dipengaruhi oleh kualitas udara, perubahan cuaca, serta kepadatan penduduk di sejumlah wilayah Medan. “Selain imbauan kepada masyarakat, perlu juga dilakukan penyemprotan disinfektan di area publik dan sekolah-sekolah, serta kampanye kesehatan secara masif agar masyarakat benar-benar memahami bahaya ISPA dan cara pencegahannya,” tambahnya.

Baca juga:  Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan, Dukungan Gubsu Bobby Nasution dan Bidik Lonjakan Ekonomi Daerah

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menekankan pentingnya peran edukasi dari tenaga medis dan kader kesehatan di tingkat kelurahan. Ia berharap Pemko Medan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mencegah kasus ISPA semakin meluas. “ISPA bisa menyerang siapa saja, terutama anak-anak dan lansia. Karena itu, kami mendorong agar langkah preventif dilakukan dengan cepat, termasuk penyuluhan di sekolah dan posyandu,” tutupnya.

Baca juga:  Hari Pertama Pemutihan Pajak Kendaraan, Kantor Samsat di Sumut Dipadati Masyarakat

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Medan dalam surat edaran tertanggal 20 Oktober 2025 melaporkan bahwa kasus ISPA di Medan meningkat tajam dari 25.715 kasus pada Agustus menjadi 30.952 kasus pada September 2025. Masyarakat pun diimbau untuk kembali disiplin memakai masker, menjaga kebersihan tangan, serta menghindari paparan asap rokok dan lingkungan yang tidak sehat. (SN01)

Berita Terkait

Temukan Pasien Tumor Ganas di Nisel, Bobby Minta Segera Operasi di Medan

SUMUTNEWS.CO, NIAS SELATAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad...

Airin Rico Waas: Perempuan Penggerak Perubahan, Bukan Sekadar Pengikut Keadaan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Perempuan hari ini tidak lagi...

Pilkada 2020, HMI Sumut: Pemimpin Medan Harus Anak Muda

SUMUTNEWS.CO - Medan | Melihat persoalan yang ada di...

Kahiyang Minta Kader PKK Medan Ajak Masyarakat Tak Boros Pangan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Ketua TP PKK Kota Medan Ny...

Hinca Panjaitan Pimpin Tim Pemenangan Bobby -Surya

Medan, SUMUTNEWS.CO- Bakal Calon Gubernur Sumut Bobby Nasution-Surya telah...

Berita Terbaru