Luncurkan Pasada, Gubsu Bobby Ajak Kepala Daerah Bangun Ekonomi Berbasis Data

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh kepala daerah se-Sumatera untuk berkolaborasi membangun konektivitas ekonomi berbasis data. Menurutnya, data harus menjadi pijakan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan agar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Bobby Nasution saat membuka Konsultasi Regional (Konreg) PDRB ISE 2025 se-Sumatera, yang digelar di Hotel Santika Medan, Jumat (17/10/2025). Kegiatan yang mengusung tema “Integrasi Statistik Sosial Ekonomi untuk Perencanaan Pembangunan yang Responsif dan Tepat Sasaran” itu turut dihadiri Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi, serta sejumlah pimpinan daerah dan instansi terkait.

Baca juga:  Refleksi Harga Sawit di Sumut pada 19-25 Oktober 2026: Harga Naik, tapi Petani Mandiri Konsisten Tertinggal Terus

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumut bersama Wakil Kepala BPS RI secara resmi meluncurkan Portal Anjungan Satu Data (PASADA), sebuah platform yang dikembangkan untuk memperkuat tata kelola data pembangunan di Sumatera Utara. “PASADA diharapkan dapat memenuhi kebutuhan data bagi pengguna dan menghindari tumpang tindih data sektoral yang dihasilkan pemerintah. Pemprov Sumut siap mengembangkan daerah dan menjadikan Sumut sebagai salah satu konektivitas ekonomi yang baik. Keterhubungan antar-provinsi sangat diperlukan,” katanya.

Baca juga:  Sedekah Sampah, Bantu Anak Yatim Sekolah: Bank Sampah Berseri Gandeng MIS Al Mukhlisin Kuala Tanjung

Bobby menambahkan, selain data yang akurat, konektivitas jalur distribusi dan logistik juga menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi. Pulau Sumatera, katanya, memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah seperti kelapa sawit, tambang, dan mineral. Dengan konektivitas yang baik, ia optimistis kontribusi PDRB Sumatera terhadap nasional yang saat ini mencapai 22% dapat terus meningkat.

Sebelumnya, Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi menegaskan bahwa kebijakan publik yang baik harus diawali dengan data yang valid dan terpercaya. Katanya, data bukan hanya soal angka, tapi pijakan dalam merumuskan keijakan yang tepat sasaran. Di sinilah BPS hadir untuk memastikan kebijakan yang ditetapkan telah berbasiskan data yang akurat.

Baca juga:  Bersinergi Dengan Pemerintah, Dedy Rangkuti Apresiasi Eksistensi AMPI Binjai

“Pembangunan tanpa data ibarat berlayar tanpa kompas. Arahnya tidak jelas, biayanya bisa membengkak, dan hasilnya tidak optimal. Karena itu, data berkualitas menjadi pondasi agar setiap rupiah yang dibelanjakan negara memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya. (SN01)

Berita Terkait

Lindungi Masyarakat Dari Hantavirus, Gubsu Bobby Imbau Jaga Kebersihan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif...

Dua Petani Perhutanan Sosial di Tahan, Walhi Sumut: Kejahatan Hutan di ABAIKAN dan di DIAMKAN

SUMUTNEWS.CO - Medan | Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)...

2 Camat dan 2 Lurah Kota Medan Positif Narkoba

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Dua orang lurah dan dua camat...

Zakiyuddin Tinjau Jalan Rusak di Helvetia, Beri Perhatian Soal Banjir

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap...

Walkot Bobby Salat Id Bareng Gubsu Edy di Taman Cadika Medan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Dengan penuh khusyuk, Wali Kota Medan...

Berita Terbaru