Pasukan-pasukan Polisi Dikirim Ke Jakarta, Dari Sumut Hingga Maluku, Ada Apa ?

SUMUTNEWS.CO – Jakarta | Sebanyak 400 personel Satuan Brimobda Polda Polda Sumatera Utara dikirim ke Jakarta.

Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari Tribratanews Polri, Serdang. Kepolisian Daerah (Polda) Polda Sumatera Utara (Sumut) mengirimkan 400 personelnya ke Jakarta.

Acara pelepasan anggota dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto.

Bacaan Lainnya

Para anggota sengaja dikirim ke Jakarta untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa lanjutan buruh dan mahasiswa menolak Undang-Undang Cipta Kerja.

Wakapolda Sumut dalam pengarahannya mengingatkan para personel untuk tetap berhati-hati dan waspada selama melaksanakan tugas.

“Tetap memperhatikan SOP yang berlaku serta menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, Wakapolda juga berharap para komandan agar tetap memantau situasi terkini di Jakarta dan juga anggota di lapangan, sehingga mereka dapat melaksanakan tugas dengan lancar tanpa kendala.

“Kita doakan bersama-sama agar para personel selalu berada dalam lindungan Allah SWT.Dan setibanya nanti di akhir penugasan, kembali ke Polda Sumut tanpa ada kekurangan sekecil apapun,” kata mantan Kapolrestabes Medan itu.

Tak hanya dari Sumatera Utara, Polda Maluku juga mengirim pasukan ke Jakarta.

Untuk membantu pengamanan aksi unjuk rasa yang berlangsung di Jakarta, Polda Maluku mengirimkan 200 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Polda Metro Jaya.

Kapolda Maluku Inspektur Jenderal Baharudin Djafar melepaskan dua Satuan Setingkat Kompi Brimob yang mendapatkan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Polda Metro Jaya guna membantu pengamanan aksi demo Omnibus Law.

Upacara pelepasan dua SSK Brimob Polda Maluku ini digelar di Lapangan Upacara Letkol Chr. Tahapary Tantui Ambon, Minggu 11 Oktober 2020.

Kapolda Malukku mengingatkan kepada komandan batalyon tugas (Danyongas), para komandan kompi tugas (Dankigas) serta komandan peleton (Danton) sebagai komandan pasukan agar senantiasa memperhatikan para anggotanya saat melakukan tugas dan selalu mengawasi setiap pergerakan para anggota.

“Bagi para anggota agar mengikuti perintah komandan yang telah memberikan arahan dalam melaksanakan tugas pengamanan aksi unjuk rasa dan tetap selalu beribadah kepada Allah SWT Tuhan YME,” ujarnya.

Selain itu, Kapolda Juga mengingkatkan untuk menjalankan tugas dengan baik dan ikhlas saat mengamankan unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja secara persuasif dan humanis, karena masyarakat yang berunjuk rasa adalah saudara sendiri dan bukannya sebagai musuh.

Dikutip dari zonajakarta

Editor: ARI

Komentar

Pos terkait