PUD RPH Medan Diminta Buat Inovasi Baru

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Dodi R Simangunsong, sarankan Perusahaan Umum Daerah (PUD) Rumah Potong Hewan (RPH) buat inovasi baru dalam memperoleh pendapatan. Sebab, pendapatan PUD RPH Kota Medan saat ini masih minim. Kondisi ini sudah terjadi sejak lama.

“Kalau tidak menjemput bola dan membuat inovasi baru, bagaimana mungkin PUD RPH ini bisa berkembang,” kata Dodi saat rapat dengan PUD RPH Medan, Selasa (14/1/2025).

PUD RPH, kata Dodi, tergolong ke dalam jenis usaha jasa. “Yang namanya usaha jasa, tidak mungkin tidak mendapatkan untung. Makanya, butuh inovasi yang menarik,” katanya.

Baca juga:  Jadwal Porprovsu 2026 Diundur ke Desember, KONI Sumut Jamin 30 Cabang Olahraga Tetap Dipertandingkan

Salah satu inovasinya, saran politisi Partai Demokrat itu, agar PUD RPH memiliki agen di setiap pasar tradisional di Kota Medan. “Agen itu bertugas memastikan daging yang dijual di pasar-pasar tradisional benar-benar disembelih di PUD RPH Kota Medan. Kalau tidak dibuat agen-agen di pasar tradisional, tidak akan berkembang ini,” ujarnya.

Sebab, sebut legislator dari Dapil IV meliputi Kecamatan Medan Amplas, Medan Denai, Medan Area dan Medan Kota itu, hewan yang disembelih di PUD RPH, sudah jelas higienitas dan kehalalannya.

Baca juga:  Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan, Dukungan Gubsu Bobby Nasution dan Bidik Lonjakan Ekonomi Daerah

Di sisi lain, Dodi, juga menyarankan agar PUD RPH Kota Medan bisa mengembangkan jenis layanan jasanya. “Tidak hanya menyembelih sapi dan jenis hewan kaki empat lainnya. Tapi juga bisa menyediakan layanan memotong ayam dan bebek. Ini kan bisa meningkatkan PAD juga. Soalnya, tingkat konsumsi daging ayam cukup tinggi di Kota Medan,” paparnya.

Menanggapi saran itu, Direktur Utama PUD RPH Kota Medan, Harisandi Harahap, sangat mengapresiasi. Dia mengatakan, jasa pemotongan unggas memang sudah diatur di dalam Perda Nomor 6 Tahun 2021 tentang Rumah Potong Hewan. “Sayangnya, ini membutuhkan biaya besar untuk menyediakan mesin boilernya.. Kalau ada investornya, bagus juga, sehingga pedagang-pedagang itu tidak lagi memotong unggas di pasar yang membuat pasar menjadi becek,” paparnya. (SN01)

Berita Terkait

Musa Rajekshah Berharap Mahasiswa, Kreatif dan Inovatif di Masa Pandemi

SUMUTNEWS.CO - MEDAN | Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara...

Bendungan Batu Tunggal Diresmikan, Rp1,2 Miliar Kembalikan Kehidupan ke 200 Hektare Sawah Tapsel

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan – Bupati Tapanuli Selatan H. Gus...

Terima Usulan Warga Kota Bangun, Datuk Iskandar Bakal Perjuangkan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan,...

Bobby Tinjau Banjir Jalan Perjuangan, Pastikan Warga Dilayani dengan Baik

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Tidak hanya menginstruksikan OPD terkait...

Pemusnahan 41,7 Kg Narkotika, Pj Sekdaprovsu Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Sindikat

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov)...

Berita Terbaru