SumutNews.co- Amman, Pertemuan 2 Kepala Negara Membahas persoalan Israel pada Kamis, 22 Oktober 2026 dan Raja Abdullah II menegaskan kembali dukungan Yordania terhadap upaya negara saudaranya, Suriah, dalam memelihara keamanan, stabilitas, dan kedaulatan atas wilayahnya saat menerima Menteri Luar Negeri Suriah Asaad Al-Shaibani di Amman, Yordania.
Rentetan Eskalasi Serangan Israel Terkini di Wilayah Selatan dan Barat Laut Negara Suriah pada 2026
Pada ​20–21 Oktober 2026, Pasukan darat Israel melancarkan operasi penyerbuan dan patroli militer ke pedesaan utara Provinsi Quneitra serta desa Jamla di Provinsi Daraa, yang mengakibatkan korban jiwa warga sipil
Pada ​18 Agustus 2026: Serangan udara Israel menghantam Pangkalan Udara Abu al-Dhuhour di barat laut Suriah
​20 Maret 2026: Serangan udara menargetkan sejumlah fasilitas militer Suriah, pusat komando, dan gudang logistik di wilayah Suriah selatan
Raja Jordan juga kembali menegaskan penolakan keras Yordania terhadap rentetan serangan Israel di wilayah tanah Suriah atas semua serangan Israel yang memancing situasi perang dengan berbagai alasan tanpa perduli Kedaulatan negara tetangganya.
Pertemuan Menlu Suriah dan Raja Jordania tersebut menggarisbawahi kokohnya hubungan persaudaraan antara kedua negara beserta rakyatnya, selain itu juga sekaligus menekankan pentingnya memperluas kerja sama di berbagai sektor vital seperti energi, transportasi, perdagangan, dan investasi.
Kedua belah pihak turut membahas desakan untuk meredakan ketegangan di kawasan dan menjaga keamanan serta kedaulatan negara-negara Arab, selain menyoroti eskalasi terkini di Tepi Barat, Yerusalem, dan Gaza. Kemudian Pembahasan juga mencakup agenda bilateral strategis.
Menlu Suriah Al-Shaibani menyatakan bahwa kedua pihak sepakat untuk terus memajukan peta jalan trilateral antara Republik Arab Suriah, Kerajaan Hasyimiyah Y
Jordania, dan Amerika Serikat demi mewujudkan solusi nasional yang mempertahankan keutuhan wilayah Suriah dan memperhatikan kepentingan warga Kegubernuran Suwayda.
Seusai agenda tersebut, Menlu Suriah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada pihak Yordania atas sambutan hangat yang diberikan, sembari mengapresiasi upaya penguatan koordinasi antarnegara.
Al-Shaibani turut menyampaikan salam dari Presiden Ahmad Al-Sharaa kepada Raja Abdullah II beserta harapan bagi stabilitas dan kemakmuran rakyat Yordania.
Pertemuan di Amman ini dihadiri pula oleh Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri dan Urusan Ekspatriat Ayman Safadi, serta Kepala Pengadilan Kerajaan, Ir. Alaa Al-Batayneh. (SN17/JordanNews)