Tak Ada Penggusuran Warga saat Normalisasi Sungai Deli

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Tidak ada relokasi, pembongkaran ataupun penggusuran terhadap masyarakat yang bermukim di kawasan bantaran sungai menjadi inti arahan yang disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat memimpin Rapat Program Kegiatan Gotong Royong dan Normalisasi Sungai Deli di Pendopo Rumah Dinas, Senin (18/9) malam.

Dijadwalkan, normalisasi akan dilakukan 27 September mendatang akan dilakukan Pemko Medan berkolaborasi dengan Kodam I/BB dan Kodim 0201/Medan. Nantinya, sepanjang lebih kurang 34,5 km aliran Sungai Deli yang melintasi wilayah ibukota Provinsi Sumatera Utara ini akan dinormalisasi dengan masa kerja selama 64 hari.

“Yang terpenting pertama adalah tidak ada penggusuran warga di bantaran sungai,” kata Bobby Nasution di hadapan Kasdam I/BB Brigjen TNI Refrizal, Dandim 0201/Medan Kol Inf Ferry Muzawwad, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II Mohammad Firman, pihak Pelindo Belawan, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan serta camat se-Kota Medan.

Baca juga:  Pj Sekdaprov Sumut Buka E-Learning JFAK 2026, Perkuat Kebijakan Publik Berbasis Bukti

Terkhusus kepada camat, Bobby Nasution berharap kiranya dapat mengajak masyarakat sekitar untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang bertujuan untuk mengatasi persoalan banjir di Kota Medan tersebut. Tujuannya, imbuhnya, guna mengedukasi masyarakat sehingga tujuan dari kegiatan tersebut dapat dicapai.

“Nah, bapak dan ibu camat, kalau bisa ajak masyarakatnya berpartisipasi dalam kegiatan itu. Jadi, ini tujuannya untuk mengedukasi dan agar tidak ada kesan yang membenarkan bahwa masyarakat boleh membuang sampah ke sungai, nanti dibersihkan oleh pemerintah. Bukan, bukan itu. Kita bangkitkan sama-sama kesadaran masyarakat,” pesannya.

Baca juga:  Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern Senilai Rp22 Miliar, Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Akhirnya Resmi Ditahan

Selanjutnya, Bobby Nasution menuturkan, program normalisasi ini telah lama ingin dilakukan. Namun, ungkapnya, pengerjaan baru bisa dilakukan menunggu gambaran wilayah dari BWSS. Sebab, normalisasi yang dilakukan tidak hanya berdampak pada Kota Medan saja, tapi juga wilayah lain di Sumatera Utara terutama yang berdekatan langsung dengan Kota Medan.

“Kewenangan sungai ini berada di BWSS. Maka, sama-sama kita berkolaborasi dan ini salah satu keinginan besar yang sejak lama kita harapkan bisa dilakukan. Alhamdulillah, kegiatan ini juga telah mendapat dukungan dari KSAD dengan mengerahkan personil TNI AD di sini beserta alat-alat yang dimiliki,” terangnya.

Baca juga:  Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan, Dukungan Gubsu Bobby Nasution dan Bidik Lonjakan Ekonomi Daerah

Selain menguatkan kolaborasi dan sinergi, sejumlah hal teknis dan mendasar pun dibahas dalam pertemuan tersebut. Bobby Nasution juga menekankan kepada perangkat daerah terkait untuk lebih mendetail kan lagi pembagian dan sistem kerja bagi para personil yang terlibat nantinya.

“Sebelum dimulai, pastikan rekan-rekan di lapangan memahami betul sistem yang diterapkan untuk meminimalisir kesalahan dan pengerjaan memberikan hasil optimal,” pungkasnya seraya mengungkapkan jika kegiatan akan melibatkan estimasi personil sebanyak 500-1.000 orang. (SN01)

Berita Terkait

Bobby Tinjau Pelayanan Pembuatan PBG di MPP, Begini Hasilnya

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau...

Bobby Ungkap Keberhasilan Pekerjaan Bersumber dari Rumah Tangga

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Ada yang berbeda dalam Pelatihan Pengembangan...

Tujuh Bulan Penantian Berakhir, Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut Periode 2025–2030

SUMUTNEWS.CO, Medan — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar akhirnya...

Srikandi PLN Icon Plus Sumbagut Serahkan Bantuan TJSL Berupa Lampu PJUTS

Sumutnews.co, Bangun Purba- PLN Icon Plus Strategic Busines Unit...

Bobby Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Sumut 7,2%

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby...

Berita Terbaru