Medan, SUMUTNEWS.CO – Nama Egy Maulana Vikri ikut menjadi sorotan setelah Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Meski tidak mencetak gol dalam dua pertandingan krusial, Egy memiliki kontribusi penting dalam perjalanan skuad Garuda sejak fase grup hingga partai final.
Peran Egy Maulana Vikri terlihat dalam dua momen penting, yakni saat Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A dan ketika melawan Thailand di final.
Kontribusi tersebut turut membantu Indonesia melewati fase grup dan kemudian mengamankan gelar juara setelah melalui pertandingan dramatis kontra Thailand.
Egy Maulana Berkontribusi Saat Indonesia Hancurkan Bangladesh
Peran Egy sudah terlihat pada pertandingan terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 ketika Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Ketika itu, Timnas Indonesia membutuhkan kemenangan dengan selisih gol besar untuk menjaga peluang finis di posisi teratas Grup A.
Skuad Garuda kemudian tampil dominan dan mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2.
Dalam proses gol kesembilan Indonesia, Egy Maulana Vikri ikut terlibat. Pemain yang beroperasi di lini serang tersebut melepaskan umpan jauh ke depan yang mengarah kepada Ole Romeny.
Ole kemudian meneruskan bola kepada Mitchell Baker yang berada dalam posisi menguntungkan. Baker berhasil menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol sekaligus mengubah skor menjadi 9-2.
Gol tersebut memiliki arti penting bagi Indonesia karena selisih gol menjadi salah satu faktor penentu posisi di klasemen Grup A.
Kemenangan besar atas Bangladesh akhirnya membuat Timnas Indonesia finis di puncak grup dan memastikan tiket ke final untuk menghadapi Thailand.
Egy Maulana Kembali Terlibat di Final Lawan Thailand
Kontribusi Egy Maulana Vikri berlanjut ketika Timnas Indonesia menghadapi Thailand pada partai final FIFA ASEAN Cup 2026.
Pertandingan berlangsung dramatis hingga babak tambahan waktu. Indonesia sempat membuka keunggulan melalui tendangan bebas Dean James yang membentur Sanron Iklas sebelum masuk ke gawang Thailand.
Thailand kemudian mampu menyamakan kedudukan dan berbalik unggul 2-1 melalui gol Peeradol Chamrasamee pada menit ke-110.
Situasi tersebut membuat Timnas Indonesia berada dalam tekanan. Waktu pertandingan semakin menipis dan Thailand berada di ambang kemenangan.
Namun, skuad Garuda tidak menyerah. Memasuki menit ke-115, Indonesia berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Serangan tersebut diawali dari kerja sama yang melibatkan Egy Maulana Vikri dan Rizky Ridho.
Bola kemudian diteruskan ke dalam kotak penalti dan disambut Elkan Baggott yang berhasil mencetak gol.
SUGBK kembali bergemuruh. Skor berubah menjadi 2-2 dan pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Dalam drama adu penalti, Timnas Indonesia akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2.
Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama berhasil menjalankan tugas sebagai algojo penalti Indonesia. Sementara itu, dua eksekutor Thailand gagal menjalankan tugasnya.
Gelar tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk meraih trofi di kawasan Asia Tenggara.
Jika melihat perjalanan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, kontribusi Egy Maulana Vikri memang tidak hanya dapat diukur melalui gol atau assist.
Keterlibatannya dalam rangkaian serangan penting menjadi bagian dari perjalanan skuad Garuda sejak fase grup hingga pertandingan final.
Umpan jauh Egy yang berperan dalam terciptanya gol kesembilan Indonesia saat menghadapi Bangladesh serta keterlibatannya dalam proses gol penyama kedudukan Elkan Baggott di final menjadi dua momen penting dalam perjalanan tersebut.
Timnas Indonesia pun akhirnya mencatat sejarah dengan menjuarai edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026 dan mengakhiri penantian 35 tahun untuk kembali mengangkat trofi di kawasan Asia Tenggara.