Bobby Ingatkan Camat Lurah Harus Selalu Hadir di Tengah Masyarakat

Wali Kota Medan Bobby Nasution membuka Jambore Kewaspadaan Dini Kota Medan di Lapangan Asrama Haji Jalan AH Nasution Medan, Jumat (17/3). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti diikuti 305 orang peserta yang berasal dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Medan dan Kecamatan.

Melalui jamboree ini, seluruh peserta diharapkan dapat memahami ilmu dasar intelijen dan membangun timwork dan jaringan informasi pemerintah daerah sehingga nantinya dapat mendeteksi dini permasalahan di masyarakat yang meliputi ideologi, politik, sosial budaya, pertahanan dan keamanan (ipoleksosbudhankam).

Dikatakan Bobby, kewaspadaan dini masyarakat merupakan keadaan siap siaga dan upaya antisipasi masyarakat dalam menghadapi potensi dan indikasi terjadinya bencana di daerah. ā€œDalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan daerah dan melindungi ketertiban serta ketentraman masyarakat Kota Medan, dibutuhkan upaya kewaspadaan dini dan antisipasi bagi masyarakat,ā€ katanya.

Baca juga:  Jadwal Porprovsu 2026 Diundur ke Desember, KONI Sumut Jamin 30 Cabang Olahraga Tetap Dipertandingkan

Menantu Presiden Joko Widodo ini selanjutnya mengungkapkan, peningkatan akan kewaspadaan dini di Kota Medan oleh Pemko Medan merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat guna menciptakan kestabilan, keamanan dan situasi kondusif agar bisa mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

ā€œSelain itu juga mengantisipasi terjadinya bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang dapat terjadi kapan saja,ā€ ungkapnya.

Baca juga:  BMKG Tetapkan Sumatera Utara Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem 27-29 Oktober 2026

Menurut Bobby Nasution, program ini dapat berjalan dengan baik jika tingkat partisipasi masyarakat mendukungnya tinggi. Agar partisipasi masyarakat tinggi, jelasnya, maka seluruh jajaran Pemko Medan harus dapat menunjukkan perannya di tengah-tengah masyarakat. Terkait itu, suami Ketua TP PKK Kota Medan Ny Kahiyang Ayu itu minta kepada seluruh camat dan lurah yang hadir dalam jambore itu agar selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.

ā€œApa pun itu kondisinya, termasuk di luar kewenangan camat maupun lurah, langsung hadir dan tenangkan lebih dahulu hati masyarakat tersebut. Kadang-kadang masyarakat hanya butuh tempat mengadu saja. Setelah masyarakat merasakan kehadiran kita, baru kita meminta partisipasi mereka, termasuk menjaga ketentraman maupun potensi-potensi ancaman lainnya,ā€ pesannya.

Baca juga:  Pemprov Sumut Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Sepanjang November 2026

Sebelumnya, Direktur Jendral Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Dr Drs Bahtiar MSi mengatakan, kegiatan jambore yang digelar Kesbangpol Kota Medan terlihat sederhana, tapi baginya sangat penting. Sebab, ungkapnya, ia bertugas mengorganisir bagaimana FKDM di 514 Kabupaten/Kota di 38 provinsi berjalan.

Berita Terkait

HMI dan DMDI Bagikan Masker dan Hand Sanitizer ke Sejumlah Masjid di Langkat

SUMUTNEWS.CO - Langkat | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cab....

Gubsu Bobby Bahas Realisasi Pembangunan 20 Ribu Rumah Subsidi Bersama Pengembang

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Setelah usulan penambahan kuota program rumah...

Ribuan Warga Medan Antusias Ikut Senam Gemoy TKD Sumut

MEDAN, SUMUTNEWS.CO - Ribuan warga Kota Medan dan sekitarnya...

Perkuat Sinergi, Rico Waas Temui Pangdam I/BB

SUMUTNEWS.CO, MEDAN — Wali Kota Medan terpilih, Rico Tri...

Banyak Terima Keluhan soal Infrastruktur PON Aceh-Sumut, Bobby Nasution: Bukan Ranah Kami

Medan, SUMUTNEWS.CO, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution...

Berita Terbaru