Pj Sekda Jelaskan Penyebab Jembatan di Taman Cadika Medan Ambruk

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Jembatan penyeberangan yang ada di Taman Cadika, Medan, Sumatera Utara, ambruk dan membuat pengunjung masuk ke danau. Pj Sekda Medan Topan Obaja Putra Ginting mengungkapkan penyebab jembatan ambruk karena kelebihan muatan.

Topan mengatakan jika pihaknya meninjau jembatan ambruk malam ini. Pondasi ikatan jembatan disebut terangkat dan membuat tiang pengikat sling patah.

“Di lokasi jelas terlihat pondasi ikatan sling jembatan terangkat dan besi dan tiang pengikat sling patah dan lepas dari ikatannya,” katanya kepada wartawan, Senin (14/10/2024).

Berdasarkan analisa Pemkot Medan, hal itu terjadi karena jembatan kelebihan beban. Jembatan sendiri disebut memiliki kapasitas beban 20 orang.

Baca juga:  Siswi SMAN 1 Padangsidimpuan Cinta Septrini Perkuat Tim Bola Tangan Sumut di Kejurnas 2026

“Dari kondisi ini dapat dianalisa bahwa ini telah terjadi kelebihan beban (over kapasitas) pada jembatan sehingga menyebabkan gagalnya jembatan menahan beban karna melebihi beban maksimal. Kondisi ini disebabkan jumlah orang yang berada di atas jembatan dalam waktu yang sama melebihi kapasitas maksimal yakni 20 orang,” ucapnya.

Dari kesaksian masyarakat, kata Topan, terdapat 50-80 orang di jembatan saat kejadian. Terdapat juga beberapa orang yang lompat-lompat di atas jembatan.

“Didapatkan informasi bahwa saat itu secara bersamaan ada sekitar lebih dari 50-80 orang yang berada diatas jembatan, dan saat itu ada juga sekelompok anak muda yg melakukan gerakan lompat-lompat di atas jembatan sehingga menyebabkan jembatan goyang dan akhirnya ambruk,” ujarnya.

Baca juga:  Jadwal Porprovsu 2026 Diundur ke Desember, KONI Sumut Jamin 30 Cabang Olahraga Tetap Dipertandingkan

Topan menjelaskan jika tidak ada korban jiwa dan luka akibat peristiwa itu. Pengunjung yang jatuh ke danau disebut langsung dievakuasi menggunakan perahu karet yang di lokasi.

“Dilaporkan tidak ada korban jiwa dan luka pasca kejadian tersebut dan sesaat setelah kejadian tim perahu karet pandawa yang selalu standby di lokasi danau langsung melakukan penyelamatan terhadap korban-korban yang terjatuh ke air sehingga semuanya dapat diselamatkan,” jelasnya.

Baca juga:  Perawatan jalan Provinsi, Sipirok–Marancar Disorot, Kinerja dan Pengawasan Dinas PU Sumut dinilai Asal- asalan. 

Jembatan ambruk tersebut kini telah dilakukan penutupan. Jembatan untuk sementara waktu tidak dapat digunakan.

“Malam ini kami telah kami perintahkan langsung untuk melakukan penutupan dengan yellow line di kedua sisi jembatan agar tidak lagi digunakan,” tutupnya. (SN01) .

Berita Terbaru

Mahasiswa Riau Demo Karhutla: Desak Copot Menteri Kehutanan Raja Juli

SumutNews.co, Pekanbaru - Gelombang protes menuntut penyelesaian krisis kebakaran...

Kemarin Prabowo Minta Definisi Korupsi Dikaji Ulang, Berikut Penjelasan Menko Kumham Imipas

SumutNews.co, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya untuk...

Polres Labuhanbatu Gelar Operasi Patuh Toba 26 Oktober-8 November 2026, Ini 7 Sasaran Utamanya

SumutNews.co, Rantauprapat - Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu resmi menggelar...

Jadwal Porprovsu 2026 Diundur ke Desember, KONI Sumut Jamin 30 Cabang Olahraga Tetap Dipertandingkan

SumutNews.co, Deliserdang - Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara...

Dari Bantaran Sungai Hingga Bendungan, Wali Kota: Data Kebutuhan Warga Harus Jadi Dasar Penanganan Cepat

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan...

Berita Terkait