Gubsu Bobby Tegaskan Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Peserta Didik

SUMUTNEWS.CO, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan keberadaan Komite Sekolah jangan menjadi beban kepada peserta didik. Sebaliknya, keberadaan komite sekolah seharusnya untuk meringankan beban dari peserta didik dan orang tua terutama terhadap Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

Hal itu dikatakan Bobby Nasution saat membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK/SLB serentak se-Sumut di SMA Negeri 1 Binjai, Senin (13/7/2026).

“Harusnya komite sekolah ini dibuat untuk meringankan beban dari peserta didik dan orang tua, bukan menjadi beban,” tegas Bobby Nasution di hadapan Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Kadisdik Sumut Alex Sinulingga, Kepala Sekolah SMAN 1 Binjai serta siswa-siswi baru baik secara virtual (zoom).

Baca juga:  Bersinergi Dengan Pemerintah, Dedy Rangkuti Apresiasi Eksistensi AMPI Binjai

Gubsu Bobby Nasution juga menyoroti tidak adanya pengawasan terhadap Komite Sekolah. Selain itu, Komite Sekolah harus pandai mencari peluang-peluang untuk membantu beban orang tua seperti mencari peluang-peluang CSR.

“Jadi saya minta tolong kepada Kadisdik Sumut kalau perlu komite sekolah ini yang mengawasinya siapa? Tidak ada. Kalau boleh dilihat apa perlu komite sekolah diawasi,” ucapnya.

Bobby Nasution juga mengatakan, komite sekolah yang dipilih harus orang tua dari pelajar di sekolah tersebut. Sebab, ada temuan komite sekolah bukan orang tua dari pelajar di sekolah itu.

Baca juga:  Refleksi Harga Sawit di Sumut pada 19-25 Oktober 2026: Harga Naik, tapi Petani Mandiri Konsisten Tertinggal Terus

Berikutnya, kriteria komite sekolah tidak hanya seorang tokoh atau memiliki ekonomi yang baik. Dan jangan pula komite sekolah hanya pandai memimpin rapat.

“Bagus kasi syarat kalau mencari uang dari luar untuk sumbangan sekolah, pilih saja ketua komite sekolah ekonominya kurang bagus. Ketika dia memikirkan dan memutuskan bayar uang sekolah sekian ratus ribu, maka dia juga yang kena nantinya. Komite Sekolah lasaknya diluar saja, jangan lasak di sekolah, kalau cuma perkara memimpin rapat dan memutuskan angka berapa saya rasa gak usah komite, bagus anak-anak kita undang rama-rame sepakat angka berapa kita buat seperti itu, daripada komite ujung-ujungnya berapa dan akhirnya memberatkan, dampaknya sangat panjang, ujung-ujung orang tua menekan anaknya,” ucapnya. (SN01)

Berita Terkait

Pemprovsu-AS Perkuat Kemitraan Strategis, Buka Peluang Investasi Baru

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut)...

Paskibra Sumut 2020 Dikukuhkan, Upacara Hari Kemerdekaan Akan Digelar di Halaman Kantor Gubernur

SUMUTNEWS.CO - Medan | Peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 Republik...

Pemprovsu Komitmen Pelestarian Kawasan Hutan Batangtoru

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Pelestarian dan perlindungan kawasan hutan Batangtoru,...

Kisah Nursyamsiah, Penderita Batu Empedu Bisa Berobat Gratis Pakai KTP Program Bobby Nasution

Medan, SUMUTNEWS.CO - Nursyamsiah (55) adalah salah satu warga...

JPRMI Sumut Siap Memenangkan Bobby Nasution di Pilgubsu

Medan, SUMUTNEWS.CO- Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI)...

Berita Terbaru