Bobby Mulai Bangun SMKN 1 Gido, Relokasi Sekolah Langganan Banjir ke Lokasi Lebih Layak

SUMUTNEWS.CO, NIAS – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau pembangunan relokasi SMK Negeri 1 Gido di Desa Somi, Kabupaten Nias. Sekolah yang selama ini kerap terendam banjir dan minim fasilitas itu akan dibangun di lokasi baru yang lebih aman dan representatif.

Pembangunan tahap pertama ditargetkan selesai pada November 2026,sehingga dapat segera digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

“Statusnya juga lahan pertanian basah, hujan dikit langsung tergenang dan didekatnya ada muara, ada laporan pernah lihat buaya, jadi bahaya, jadi kita pindahin ke sini,” kata Bobby Nasution usai meninjau pembangunan relokasi SMKN 1 Gido, Rabu (15/7/2026)

Relokasi SMKN Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT) tersebut mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Lahan seluas 2 hektare yang digunakan untuk pembangunan merupakan hibah dari warga setempat, Faonasekhi Lawolo.

Baca juga:  BMKG Tetapkan Sumatera Utara Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem 27-29 Oktober 2026

“Kami tidak ada pengadaan lahan, Pak Faonasekhi Lawolo menghibahkan tanahnya seluas 2 hektare, kami sangat berterima kasih,” ujar Bobby Nasution didampingi Bupati Nias Yaatulo Gulo.

Pada tahap pertama, fasilitas yang akan dibangun meliputi ruang kepala sekolah, ruang praktik, dua ruang kelas, toilet, menara air, dan sumur bor. Selain itu, akan dibangun pula sarana penunjang seperti podium, area parkir, jalan lingkungan sekolah, pagar, dan fasilitas lainnya.

Sementara untuk akses menuju sekolah, Pemerintah Provinsi Sumut telah menghibahkan anggaran sebesar Rp5 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Nias untuk pembangunan jalan.

“Setelah selesai nanti bisa langsung dipakai, kalau untuk jalan menuju ke sini kita sudah hibahkan ke Kabupaten Nias Rp5 miliar, jadi Kabupaten yang bangun,” kata Bobby.

Baca juga:  Pemprov Sumut Dorong 33 Kabupaten/Kota Terintegrasi ke PASADA, Permudah Akses Data dan Tarik Investor

Dalam kesempatan tersebut, Bobby Nasution juga memberikan beasiswa kepada tiga siswa SMKN 1 Gido untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Kalian mau kuliah di mana, kami akan bantu beasiswa, catet nama-namanya Pak Kadis (Kadis Pendidikan Alexander Sinulingga),” tambahnya.

Pemberi hibah lahan, Faonasekhi Lawolo, mengaku bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan sekolah di desanya. Ia berharap keberadaan sekolah baru tersebut dapat melahirkan generasi yang mampu memajukan daerahnya.

“Mudah-mudahan anak cucu kami nanti terus bisa merasakan sekolah ini, semakin bagus, mereka semakin pintar, bisa buat maju kampung kami, buat kampung kami bangga,” katanya.

Baca juga:  Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern Senilai Rp22 Miliar, Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Akhirnya Resmi Ditahan

Sementara itu, salah seorang siswa SMKN 1 Gido, Fani Putri Zelita Gulo, menyambut gembira pembangunan sekolah baru tersebut. Menurutnya, kondisi sekolah saat ini sering terdampak banjir sehingga mengganggu proses belajar mengajar.

“Kalo hujan itu Pak, banjir, lantainya tergenang air, atapnya bocor, jadi kami ga jadi belajar, terus ikan yang dikolam untuk laboratorium kamipun ilang semua dibawa banjir, ngulang lagi kami pembibitan ikan,” kata Fani. (SN01)

Berita Terkait

Ketua DPRD Medan Dukung Kegiatan Sosial Perayaan Paskah GBKP

SUMUTNEWS.CO, MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun...

Anggota DPRD Lailatul Badri Imbau Warga Medan Tak Golput di Pilkada

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Anggota DPRD Medan Lailatul Badri mengimbau...

Bobby Ingatkan Camat Lurah Harus Selalu Hadir di Tengah Masyarakat

Wali Kota Medan Bobby Nasution membuka Jambore Kewaspadaan Dini...

Gubernur Edy Rahmayadi Apresiasi Program Restorasi Gambut dan Mangrove

SUMUTNEWS.CO - Medan | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy...

Polda Sumut Ringkus Satu Tersangka Dalang Aksi Demo Tolak Omnibus Law Ricuh di Batubara

SUMUTNEWS.CO – Batubara | Ditreskrimum Polda Sumut menangkap satu...

Berita Terbaru