Rizki Lubis: DLH Kota Medan Jangan Suka ‘Buang Badan’

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Muhammad Afri Rizki Lubis, menegaskan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan jangan suka ‘bang badan’ terkait banyaknya pohon ditebang akibat pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Medan.

Rizki Lubis menegaskan, DLH Kota Medan jangan suka ‘bang badan’ itu disampaikannya kepada wartawan di Medan, Kamis (6/8/2026). Pernyataan itu disampaikannya menyikapi penebangan pohon akibat proyek pembangunan BRT yang dipersoalkan masyarakat.

Awalnya, kata Rizki, DLH Kota Medan menegaskan penebangan 2.788 pohon tersebut dilakukan oleh pihak kontraktor pelaksana proyek BRT. Nantinya, akan diganti dengan 61.170 batang pohon baru dan akan tersebar di sejumlah lokasi di Kota Medan.

Baca juga:  Jadwal Porprovsu 2026 Diundur ke Desember, KONI Sumut Jamin 30 Cabang Olahraga Tetap Dipertandingkan

DLH juga, sebut Rizki, menjelaskan penanaman 61.170 pohon tersebut merupakan tanggung jawab pihak kontraktor pelaksana proyek BRT. Kemudian, pihak kontraktor pelaksana proyek BRT juga wajib merawat pohon tersebut selama satu tahun pasca ditanam.

Tetapi, sambung politisi Partai NasDem itu, DLH baru menyampaikan hingga Juli 2026 pihaknya telah menanam 1.792 pohon pengganti bersama pihak terkait. Penanaman pohon pengganti itu merupakan bentuk tanggungjawab Pemkot Medan.

Baca juga:  Bersinergi Dengan Pemerintah, Dedy Rangkuti Apresiasi Eksistensi AMPI Binjai

“Sebenarnya penanaman pohon pengganti itu tanggung jawab siapa. Tanggung jawab Pemkot Medan atau kontraktor pelaksana proyek BRT. Ini harus jelas, jangan justru memberikan keterangan kontradiksi. Giliran penebangan pohon DLH Medan ‘buang badan’, tetapi giliran penanaman pohon pengganti DLH merasa paling bertanggungjawab terhadap lingkungan,” tegasnya.

Rizki meminta, DLH bisa memberikan penjelasan mencerahkan masyarakat luas. Mengingat, penebangan pohon-pohon tersebut telah cukup lama menjadi polemik di Kota Medan.

“Masyarakat juga bertanya-bertanya, itu pohon-pohon yang ditebang kayunya dikemanakan semua. Apakah kayu-kayu dari pohon tersebut dijual, lantas kemana PAD nya. DLH Kota Medan harus transparan, jangan suka buang badan setiap kali ada masalah,” tutupnya.

Baca juga:  Hari Pertama Pemutihan Pajak Kendaraan, Kantor Samsat di Sumut Dipadati Masyarakat

Seperti di ketahui, pasca penebangan pohon-pohon di Jalan Gatot Subroto dan Jalan Sisingamangaraja, saat ini pohon-pohon di Jalan TB Simatupang juga sudah mulai ditebang untuk memperlancar pembangunan moda transportasi modern tersebut. (SN01)

Berita Terkait

FPI Janji Bantu Copot Baliho Rizieq Shihab, Ini Syaratnya

SUMUTNEWS.CO - Jakarta | Wakil Sekretaris Organisasi Masyarakat (Ormas)...

Festival Kuliner Usung Makanan Khas Medan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Medan The Kitchen of Asia merupakan...

Menpora RI Apresiasi Keseriusan Sumut dan Aceh Persiapkan PON 2024

SUMUTNEWS.CO - Medan | Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)...

Rakerwil KAHMI Sumut, Syahrul dan Rusdi Tekankan Soliditas serta Kolaborasi, RM Syafi’i Susun Program Realistis

SUMUTNEWS.CO, Medan - Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa...

Luncurkan Pasada, Gubsu Bobby Ajak Kepala Daerah Bangun Ekonomi Berbasis Data

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby...

Berita Terbaru