SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Saipul Bahri, minta Pemkot Medan dalam hal ini Wali Kota Medan tes urine seluruh Kepala Lingkungan (Kepling) di Kota Medan. Hal ini selain sebagai salah satu langkah memerangi narkoba, juga memastikan aparatur di tingkat bawah bersih dari narkoba.
Saipul Bahri awalnya menyinggung dua orang Kepling di Kota Medan yang ditangkap polisi terkait naskoba. Kedua peristiwa itu sangat memalukan dan menjadi tamparan keras bagi Pemkot Medan.
“Ironisnya, mereka itu mengedarkan, buka pemakai,” katanya di Medan, Sabtu (5/9/2026).
Memang, sebut Saipul, salah satu syarat mencalonkan diri menjadi Kepling adalah bebas dai narkoba. Tetapi, katanya, hal itu tidak menjadi garansi kalau oknum Kepling benar-benar bebas dari narkoba. “Bisa saja saat akan mencalonkan, oknum Kepling ini tidak narkoba. Seiring berjalannya waktu, siapa yang menggaransi oknum Kepling itu benar-benar bebas dari penyalahgunaannya,” katanya.
Selaku garda terdepan aparatur pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sambung legislator dari Dapil II meliputi Kecamatan Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Belawan itu, Kepling harusnya menjadi teladan atau panutan masyarakat dalam bertindak.
“Bukan justru menyalahgunakan wewenang jabatan untuk berbuat atau bertindak melanggaran ketentuan hukum. Kalau Kepling-nya terlibat penyalahgunaan narkoba, bagaimana kondisi lingkungannya, pastinya tidak bisa kita bayangkan,” katanya.
Merujuk kedua kejadian itu, Ketua DPW Garpu Sumut itu, meminta sekaligus meminta Pemkot Medan untuk melakukan tes urine kepada seluruh Kepling di Kota Medan secara berkala, seperti yang pernah dilakukan Wali Kota Medan pada tahun 2025 lalu, di mana 2 orang Camat dan 2 orang Lurah positif narkoba.
“Dengan tes urine, nantinya dapat di ketahui siapa-siapa saja Kepling terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Hari ini, 2 orang Kepling itu ditangkap karena mengedarkan narkoba, tidak tertutup kemungkinan Kepling-Kepling lain terindikasi dalam penyalahgunaan narkoba. Bisa saja sebagai pemakai atau juga pengedar,” ungkapnya. (SN01)